Mahasiswa KKN IAIN Palopo Hadirkan 3 Narasumber untuk Berbicara Strategi Pemasaran Hasil Panen di Desa Limbong Rongkong

Mahasiswa KKN IAIN Palopo Hadirkan 3 Narasumber untuk Berbicara Strategi Pemasaran Hasil Panen di Desa Limbong Rongkong

Mahasiswa KKN IAIN Palopo Hadirkan 3 Narasumber untuk Berbicara Strategi Pemasaran Hasil Panen di Desa Limbong Rongkong

Luwu Utara (Humas) – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat aset komunitas di bidang pertanian, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Palopo menyelenggarakan seminar discussion publik, kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber ahli. Sabtu (12/10/2024)

Acara ini mahasiswa KKN IAIN Palopo Posko Desa Limbong bekerja sama dengan pemuda Limbong, berlangsung di kantor Desa Limbong, Rongkong Luwu Utara dihadiri oleh puluhan petani, tokoh masyarakat dan aparat desa.

Seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai strategi pemasaran hasil panen. Tiga narasumber yang dihadirkan merupakan praktisi dan akademisi di bidang pertanian dan pemasaran, yang berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka tentang cara efektif untuk memasarkan produk pertanian, mulai dari teknik pemasaran digital hingga membangun jaringan distribusi yang kuat.

Rektor IAIN Palopo Dr Abbas Langaji MAg, turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar ini sebagai upaya pengembangan aset desa.

”kita berharap kegiatan seperti ini akan membuka pikiran warga tentang bagaimana mengatasi permasalahan yang ada serta bagaimana memaksimalkan hasil tani” Imbuh rektor Abbas.

Ria Amelinda MIKom selaku Dosen Pendamping Lapangan (DPL) menuturkan, kegiatan ini merupakan program kerja mahasiswa berdasarkan hasil observasi lapangan. ”Mahasiswa menggelar seminar dengan harapan dapat meningkatkan aset masyarakat bidang pertanian, dimana masyarakat desa Limbong sebagian besar bertani” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, Pasolangan SP MSi (Penyuluh Ahli Madya Pertanian Kab. Luwu Utara) narasumber kedua Syaiful Amir SP (Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Sekda Luwu Utara) dan narasumber ketiga Sigit Nugraha SP (Penyuluhan Pertanian).

Pasolangan SP MSi (Penyuluh Ahli Madya Pertanian Kab. Luwu Utara, membahas pentingnya survei pasar sebelum menanam. Survei pasar kata dia sangat penting karena ini akan menentukan hasil akhir keberlanjutan pertanian. ”menanam bukan ikut-ikutan, misal tetangga kita tanam stroberi usahakan kita taman yang lain. Ketika survei kita bagus maka hasil panen kita mendapatkan keuntungan” papar Pasolangan.

Acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana para petani diberikan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan narasumber mengenai tantangan yang mereka hadapi. Peserta sangat antusias dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam pemasaran.

Dengan adanya seminar ini kata Abd. Kadir Alfan selaku Kordinator Desa Posko Limbong, diharapkan petani di wilayah Limbong dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang strategi pemasaran, sehingga hasil panen mereka tidak hanya melimpah, tetapi juga memberikan manfaat yang maksimal bagi kesejahteraan mereka dan komunitas sekitar.

Kontributor: Jefri Nugraha
Editor: Sartika

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »