FEBI UIN Palopo Integrasikan Budaya Luwu dan Ekonomi Kreatif dalam Pameran Mahasiswa

FEBI UIN Palopo Integrasikan Budaya Luwu dan Ekonomi Kreatif dalam Pameran Mahasiswa

Palopo – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menggelar Festival Budaya Luwu dan Pameran Kewirausahaan Ekonomi Kreatif, Senin (22/12/2025), di lingkungan FEBI UIN Palopo. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Ujian Akhir Semester (UAS) mahasiswa sekaligus wadah aktualisasi kreativitas dan kewirausahaan berbasis budaya lokal.

Kepala Laboratorium sekaligus penanggung jawab Inkubator Bisnis FEBI, Rismayanti SE MSi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menampilkan beragam produk kreatif mahasiswa, mulai dari kuliner kekinian, kerajinan tangan, hingga seni budaya Luwu yang dikemas dalam bentuk festival budaya.

Menurutnya, seni dan budaya merupakan bagian penting dari ekosistem ekonomi kreatif. Program ini menjadi wujud komitmen Inkubator Bisnis FEBI dalam menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan mahasiswa, sejalan dengan program utama BAPPEDA Pemerintah Kota Palopo dalam memperluas lapangan kerja melalui sektor ekonomi kreatif.

“Selain menjadi bagian dari UAS, kegiatan ini kami rancang agar produk mahasiswa tidak hanya berkembang di pasar lokal, tetapi mampu menembus pasar nasional bahkan internasional. Ke depan, produk inkubasi FEBI dipersiapkan untuk berkompetisi di Malaysia,” ungkap Rismayanti, seraya menyampaikan apresiasi atas dukungan pimpinan fakultas.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FEBI, Ilham SAg MA, dalam sambutannya mengungkapkan kesan mendalam terhadap pembukaan acara yang menggunakan bahasa Bugis sebagai pengantar. Ia menilai hal tersebut sarat dengan nilai budaya dan menjadi pengalaman berharga.

Ia juga menyinggung Sinole, makanan khas Luwu, sebagai simbol ekonomi kreatif.

“Dari sesuatu yang sederhana dapat lahir produk yang dikenal luas dan diterima berbagai kalangan. Ini sejalan dengan semangat ekonomi kreatif yang terus dikembangkan FEBI,” ujarnya.

Ilham berharap Festival Budaya Luwu dapat terus dikembangkan agar tidak tergerus oleh arus modernisasi.

“Kegiatan seperti ini penting untuk menjaga identitas budaya sekaligus mendorong kreativitas mahasiswa,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan FEBI, Dr Alia Lestari SSi MSi, para Ketua dan Sekretaris Program Studi (Prodi), serta dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik) di lingkungan FEBI UIN Palopo.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Palopo menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan akademik, budaya, dan kewirausahaan guna mencetak lulusan yang kreatif, berdaya saing, dan berakar kuat pada kearifan lokal.


Penulis dan foto : Inal
Penyunting : Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »