Palopo – Universitas Islam Negeri Palopo (UIN Palopo) menjalani audit surveillance pertama oleh tim auditor ALCUMUS ISOQAR dan VRC International Accreditation yang terakreditasi UKAS dan IASCB, Jumat (20/2/2026). Audit ini merupakan tindak lanjut atas raihan sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018 yang diperoleh pada Maret tahun lalu.
Hasil audit menunjukkan capaian yang membanggakan. Tim auditor menyatakan tidak ditemukan temuan mayor maupun minor selama proses audit berlangsung. Capaian tersebut menegaskan konsistensi implementasi sistem manajemen mutu di lingkungan UIN Palopo.
Auditor Muh Syarifuddin Husni menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan kelengkapan dokumen serta praktik implementasi di lapangan.
“Alhamdulillah, hasil audit hari ini tidak ada temuan minor maupun mayor. Namun demikian, terdapat beberapa saran perbaikan sebagai bagian dari penguatan sistem mutu di UIN Palopo,” ujarnya.
Berdasarkan hasil tersebut, tim auditor juga merekomendasikan penerbitan sertifikat ulang seiring perubahan nomenklatur kelembagaan dari IAIN menjadi UIN Palopo. Rekomendasi ini menjadi bentuk pengakuan atas keberlanjutan penerapan sistem manajemen mutu di tengah proses transformasi institusi.
Auditor kedua, Zakariyya, turut mengapresiasi keterbukaan pimpinan dan sivitas akademika selama audit berlangsung. Ia berharap praktik baik yang telah berjalan dapat dipertahankan serta ditingkatkan untuk mendukung tata kelola perguruan tinggi yang profesional dan berstandar internasional.
Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan UIN Palopo, Dr Masruddin SS MHum, menegaskan bahwa sertifikasi ISO telah diimplementasikan secara konsisten selama satu tahun terakhir. Seluruh temuan minor pada audit sebelumnya telah ditindaklanjuti secara sistematis melalui mekanisme tindakan korektif dan peningkatan berkelanjutan atau continuous improvement.
“Kami telah menindaklanjuti seluruh temuan minor pada audit sebelumnya. Alhamdulillah, pada audit hari ini tidak lagi ditemukan temuan minor maupun mayor. Terima kasih atas kerja sama seluruh tim dan pendampingan auditor,” ungkapnya.
Komitmen peningkatan mutu layanan, lanjutnya, terus menjadi prioritas strategis. Sepanjang 2025, UIN Palopo menghadirkan top trainer dalam pelatihan komunikasi pelayanan prima yang dilaksanakan dalam lima batch bagi tenaga kependidikan, mulai dari petugas layanan, keamanan, pengemudi, staf program studi, unsur pejabat struktural, hingga mahasiswa. Pada 2026, UIN Palopo menargetkan capaian Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) Unggul sebagai bagian dari roadmap penguatan mutu kelembagaan.
Audit yang berpusat di Aula Rektorat ini dihadiri Kepala Biro Akademik, Umum dan Keuangan (AKU), para Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI), Kepala Bagian, Kepala P2B, para Kepala Unit Pelaksana Akademik (UPA), serta Kepala Klinik Pratama UIN Palopo.
Penulis: Jefri Nugraha
Fotografer: Adrian
Penyunting: Reski Azis






