Prodi Unggul dan Dukungan SDM, UIN Palopo Sambut Lima Arah Baru Kebijakan PTKI Kementerian Agama

Prodi Unggul dan Dukungan SDM, UIN Palopo Sambut Lima Arah Baru Kebijakan PTKI Kementerian Agama

Palopo — Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menyambut positif lima arah kebijakan strategis transformasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang dicanangkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat daya saing lulusan PTKI di tingkat nasional maupun global.

Rektor UIN Palopo, Abbas Langaji, menyatakan bahwa pihaknya siap mengamplifikasi dan mengimplementasikan kebijakan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, terutama dalam pengembangan program double degree, fast track, hingga reformulasi program studi.

“Kebijakan Dirjen Pendis ini merupakan arah strategis yang sangat progresif bagi pengembangan PTKI. UIN Palopo menyambutnya dengan kesiapan penuh, baik dari sisi sumber daya manusia maupun kualitas program studi yang terus kami tingkatkan,” sebut Abbas, Sabtu (7/3/2026).

Menurutnya, transformasi tersebut selaras dengan visi UIN Palopo untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara spiritual dan akademik, tetapi juga adaptif terhadap dinamika global serta kebutuhan dunia kerja.

Ia menjelaskan bahwa saat ini UIN Palopo telah memiliki delapan program studi yang berakreditasi Unggul, yang menjadi modal penting dalam mendukung implementasi kebijakan baru tersebut, khususnya pada aspek penguatan akademik dan pengembangan kerja sama internasional.

“Kami memiliki SDM dosen yang kompeten serta sejumlah Prodi yang telah meraih akreditasi unggul. Ini menjadi fondasi kuat bagi UIN Palopo untuk mengembangkan program-program seperti double degree, fast track S1-S2, serta inovasi kurikulum yang lebih responsif terhadap perkembangan zaman,” jelasnya.

Lebih lanjut, Abbas menilai program double degree akan membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik lintas disiplin dan lintas negara. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas intelektual sekaligus memperluas jejaring global mahasiswa PTKI.

Sementara itu, program fast track dinilai sebagai terobosan dalam mempercepat lahirnya sumber daya manusia unggul. Melalui skema ini, mahasiswa berprestasi dapat menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister dalam waktu yang lebih efisien tanpa mengurangi kualitas akademik.

Selain itu, UIN Palopo juga mendukung penguatan konsep ma’had al-jamiah sebagai pusat pembinaan karakter mahasiswa berbasis nilai-nilai kepesantrenan. Menurut Abbas, integrasi antara tradisi akademik dan tradisi pesantren merupakan ciri khas sekaligus keunggulan PTKI.

“Ma’had al-Jamiah tidak sekadar asrama mahasiswa, tetapi menjadi ruang pembentukan karakter, penguatan spiritualitas, dan internalisasi nilai-nilai keislaman yang moderat,” ujarnya.

Terkait kebijakan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) dan reformulasi pengembangan program studi, UIN Palopo juga terus melakukan pemetaan strategis guna memastikan setiap program studi yang dikembangkan memiliki relevansi dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Abbas menegaskan bahwa transformasi PTKI yang didorong Kementerian Agama merupakan momentum penting untuk memperkuat posisi perguruan tinggi keagamaan Islam sebagai pusat keilmuan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing.

“UIN Palopo siap menjadi bagian dari transformasi besar PTKI. Dengan dukungan SDM, kualitas prodi, serta komitmen kelembagaan yang kuat, kami optimistis kebijakan ini akan mendorong kampus-kampus PTKI naik kelas dan semakin berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Penulis: Tim Humas
Foto: Humas Kemenag RI
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »