Gelar INCOME 2026, KSEI SEA UIN Palopo Perkuat Literasi Ekonomi Islam Generasi Muda

Gelar INCOME 2026, KSEI SEA UIN Palopo Perkuat Literasi Ekonomi Islam Generasi Muda

Palopo — Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Sharia Economics Association (SEA) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo sukses menggelar Islamic Economic Competition (INCOME) 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (7/5/2026) hingga Sabtu (9/5/2026), ini menjadi ajang penguatan literasi ekonomi Islam melalui seminar nasional dan kompetisi yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Opening Ceremony berlangsung meriah di Auditorium Phinisi UIN Palopo, Kampus II Jalan Bitti, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan Universitas Islam Negeri Palopo, di antaranya Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr Munir Yusuf SAg MPd, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr Takdir Ishak SH MH MKM, serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Dr Hj Anita Marwing SHI MHI. Turut hadir para ketua dan sekretaris program studi lingkup FEBI, dosen, mahasiswa, hingga peserta dari tingkat SMA/sederajat.

Sebanyak 513 peserta tercatat mengikuti seminar nasional, sementara 105 peserta ambil bagian dalam berbagai cabang lomba INCOME 2026 yang berasal dari kalangan mahasiswa dan pelajar se-Indonesia.

Ketua panitia kegiatan, Bimo Satrio, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, INCOME bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi, pengembangan intelektual, serta penguatan nilai-nilai ekonomi Islam di kalangan generasi muda.

“INCOME hadir sebagai wadah untuk membangun semangat kompetitif yang sehat, sekaligus memperkuat kapasitas intelektual mahasiswa dan pelajar dalam bidang ekonomi Islam,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum KSEI SEA UIN Palopo, Asrita Dalle, menekankan pentingnya menghadirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membawa semangat ekonomi Islam sebagai solusi atas berbagai persoalan sosial dan ekonomi kontemporer.

“Melalui INCOME 2026 ini, kami berharap lahir intelektual muda yang progresif, kritis, dan memiliki daya saing,” ungkapnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan FoSSEI Regional SulSelBarTra dan Maluku yang diwakili oleh Akram. Ia mengapresiasi konsistensi KSEI SEA UIN Palopo dalam menghadirkan kegiatan intelektual yang dinilai mampu memperkuat gerakan ekonomi Islam di tingkat regional.

Menurutnya, INCOME menjadi ruang strategis dalam mempertemukan gagasan, inovasi, dan semangat kolaborasi antarmahasiswa serta pelajar dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor III Takdir turut memberikan apresiasi atas semangat mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan akademik yang produktif dan kompetitif. Ia menilai kegiatan seperti INCOME memiliki peran penting dalam membangun karakter mahasiswa yang aktif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Puncak acara ditandai dengan pembukaan resmi oleh Wakil Rektor I Munir Yusuf. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguatan literasi ekonomi Islam di tengah tantangan ekonomi global yang terus berkembang.

“Ekonomi Islam memiliki potensi besar sebagai solusi dalam menjawab tantangan ekonomi modern. Karena itu, literasi dan pengembangannya harus terus diperkuat,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan, Baznas Kota Palopo, Anu Baek, Percetakan Amy Palopo, dan Cahya Art.

Melalui kegiatan ini, KSEI SEA UIN Palopo diharapkan dapat terus menghadirkan ruang pengembangan intelektual, kompetisi yang sehat, serta penguatan nilai-nilai ekonomi Islam bagi generasi muda Indonesia.

.

.

.

.

.

Penulis: Adrian
Fotografer: Tim Humas
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »