Palopo — Sebanyak 35 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo mengikuti kegiatan Asia-Europe Conference & Exchange Program (AECEP) 2026 yang berlangsung pada 4–12 Mei 2026. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memperkuat kapasitas akademik, kepemimpinan, serta wawasan mahasiswa dalam forum internasional.
Peserta dari UIN Palopo berasal dari empat fakultas, yakni Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) sebanyak 13 orang, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) 4 orang, Fakultas Syariah (Fasya) 8 orang, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 10 orang.
AECEP 2026 diikuti mahasiswa dari berbagai negara, di antaranya Malaysia, Timor Leste, Singapura, Bangladesh, Nigeria, Pakistan, dan Afghanistan. Program ini dinilai menjadi ruang kolaborasi lintas budaya yang mempertemukan generasi muda dari berbagai latar belakang pendidikan dan kebangsaan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sejumlah agenda bertema Global Leadership Development, Sustainability and Innovation, International Collaboration and Networking, serta Youth Empowerment and Cross-Cultural Exchange. Melalui sesi tersebut, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi internasional, serta membangun jejaring global.
Program ini juga menghadirkan pemateri dan akademisi dari sejumlah negara, seperti Indonesia, Prancis, Malaysia, Mesir, dan Jerman. Kehadiran para narasumber internasional memberikan wawasan baru terkait pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menghadapi tantangan global dan pengembangan kapasitas generasi muda.
Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UIN Palopo, Dr Takdir Ishak SH MH MKM, menyampaikan apresiasi atas partisipasi mahasiswa dalam forum internasional tersebut. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa pada kegiatan global menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas jejaring internasional kampus.
“Keikutsertaan mahasiswa UIN Palopo dalam AECEP 2026 menunjukkan bahwa mahasiswa mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan bersaing di tingkat internasional. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi serta membawa nama baik kampus di kancah global,” sebutnya.
Salah seorang peserta, Amanda, mengaku bangga dapat mengikuti program ini karena memberi pengalaman baru dalam memahami perspektif global sekaligus memperluas relasi internasional.
“Program ini memberikan banyak pengalaman berharga, terutama dalam membangun komunikasi dan kerja sama dengan peserta dari berbagai negara,” ungkapnya.
Partisipasi mahasiswa dalam AECEP 2026 diharapkan dapat memperkuat semangat internasionalisasi kampus serta meningkatkan kesiapan mahasiswa UIN Palopo dalam menghadapi dinamika global di masa mendatang.
.
.
.
.
.
Penulis: Jefri Nugraha
Foto: Tim Humas
Penyunting: Reski Azis





