UIN Palopo Hadirkan Prof Mahfud MD, Bahas Peran Kampus dalam Pembangunan Masyarakat Berintegritas

UIN Palopo Hadirkan Prof Mahfud MD, Bahas Peran Kampus dalam Pembangunan Masyarakat Berintegritas

Palopo – Kehadiran Prof Dr H Mohammad Mahfud MD SH SU MIP di Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menjadi momentum penguatan peran perguruan tinggi dalam membangun budaya integritas di tengah tantangan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan dinamika sosial bangsa. Melalui kuliah umum yang berlangsung di Auditorium Phinisi di Kampus II UIN Palopo Jalan Bitti Kelurahan Balandai Kecamatan Bara, Senin (15/6/2026), Prof Mahfud MD menegaskan bahwa kampus memiliki tanggung jawab strategis dalam melahirkan sumber daya manusia yang berkarakter, beretika, dan berintegritas.

Kuliah umum yang mengangkat tema “Peran Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Masyarakat yang Berintegritas” tersebut dihadiri sivitas akademika UIN Palopo, perwakilan pemerintah daerah se-Tana Luwu, Kepala Kantor Kementerian Agama se-Tana Luwu, para rektor perguruan tinggi di Kota Palopo dan Tana Toraja, serta berbagai unsur masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Sebelum acara dimulai, suasana auditorium dihangatkan dengan penampilan lagu-lagu Islami yang dibawakan mahasiswa UIN Palopo. Penampilan tersebut menambah semarak sekaligus memberikan nuansa religius dalam pelaksanaan kegiatan akademik yang menghadirkan salah satu tokoh hukum dan kenegaraan Indonesia tersebut.

Rektor UIN Palopo, Dr Abbas Langaji MAg, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Prof Mahfud di kampus UIN Palopo. Ia menjelaskan bahwa UIN Palopo telah mengalami beberapa kali transformasi kelembagaan hingga menjadi salah satu kampus yang terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Tana Luwu.

“Berbagai layanan akademik dan administrasi kampus saat ini telah terdigitalisasi hingga mencapai sekira 95 persen dengan konsep paperless. UIN Palopo juga terus berkomitmen mewujudkan konsep smart and green campus ini melalui berbagai kebijakan ramah lingkungan, termasuk upaya mengurangi penggunaan kemasan dan peralatan sekali pakai di lingkungan kampus,” ujar Rektor Abbas.

Ia juga menyampaikan bahwa Program Studi (Prodi) Hukum Tata Negara (HTN) yang dimiliki kampus ini turut terinspirasi oleh pemikiran dan keteladanan Prof Mahfud sebagai negarawan sekaligus pakar hukum tata negara di Indonesia.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palopo, Dr Akhmad Syarifuddin Daud SE MSi, yang juga didaulat memberi sambutan menyampaikan UIN Palopo memiliki arti penting dalam perjalanan karier dan pengabdiannya. Ia mengungkapkan pernah berkiprah sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kampus ini, sebelum kemudian memilih mengundurkan diri untuk mengemban amanah pengabdian yang lebih luas di bidang pemerintahan.

Prof Mahfud MD sendiri dalam pemaparannya menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi dalam membangun masyarakat yang berintegritas. Menurutnya, tantangan terbesar bangsa saat ini bukan hanya pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, melainkan pada penguatan integritas moral dan etika di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia itu menjelaskan kampus harus menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran akademik, tanggung jawab, objektivitas, serta budaya ilmiah yang berlandaskan moral dan akhlak.

“Keberhasilan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang lahir dari perguruan tinggi,” paparnya.

Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII) tersebut menambahkan, kampus harus mampu menjaga independensi akademik, memperkuat etika penelitian, serta membangun budaya intelektual yang menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme.

“Perguruan tinggi tidak boleh hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan tanggung jawab moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.

Lagio Prof Mahfud MD menekankan perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai pilar pembangunan etika dan moral bangsa. Menurutnya, kampus harus menjadi ruang tumbuhnya pemikiran kritis yang tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan, hukum, dan moralitas publik.

Kuliah umum berlangsung secara interaktif dengan berbagai pertanyaan, tanggapan, dan diskusi dari peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa, dosen, maupun tamu undangan. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya perhatian terhadap isu integritas, etika akademik, serta kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa di masa depan.

Usai menyampaikan kuliah umum, Prof Mahfud melanjutkan rangkaian kunjungannya dengan menghadiri jamuan makan siang di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Palopo. Selanjutnya bertolak menuju Kabupaten Luwu dan singgah menunaikan salat Zuhur di Masjid Madani, Kecamatan Bua.

Dari Bua, Prof Mahfud bersama rombongan lalu menuju Bandara Lagaligo untuk penerbangan menuju Makassar sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Kunjungan tersebut menutup rangkaian agenda Prof Mahfud di Tana Luwu yang berlangsung selama dua hari.

Sebelumnya, pada Minggu (14/6/2026) malam kemarin, Prof Mahfud juga menyempatkan diri bersilaturahim dengan Yang Mulia Datu Luwu XL di Istana Langkanae, Kota Palopo. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban dengan didampingi para pimpinan UIN Palopo, jajaran Pemerintah Kota Palopo, serta jajaran Polresta Palopo. Silaturahim ini dinilai menjadi bagian dari penguatan hubungan antara tokoh nasional, institusi pendidikan tinggi, pemerintah daerah, dan pemangku adat dalam membangun sinergi untuk kemajuan Tana Luwu dan bangsa Indonesia.


Penulis: Jefri Nugraha
Fotografer: Adrian
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »