Surakarta – Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo terus memperkuat kapasitas dan kualitas layanan perpustakaan melalui partisipasi aktif dalam forum nasional dengan mengirim Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan UIN Palopo, Zainuddin S, SE MAk, bersama dua pustakawan mengikuti Konferensi Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS) Tahun 2026 yang berlangsung di Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta, pada 22–26 Juni 2026.
Konferensi yang diikuti pengelola perpustakaan perguruan tinggi Islam dari berbagai daerah di Indonesia tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kompetensi pustakawan, serta merumuskan arah pengembangan organisasi dan layanan perpustakaan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Kegiatan diawali dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) pengisian borang akreditasi perpustakaan, seminar internasional bertajuk “Global Knowledge Futures: Libraries, Culture, and Cross-Border Collaboration in the Age of AI”, pembinaan kompetensi pustakawan, presentasi call for papers, hingga workshop pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pengelolaan perpustakaan.
Kehadiran narasumber dari dalam dan luar negeri turut memperkaya wawasan peserta. Para pemateri berasal dari kalangan akademisi, praktisi perpustakaan, pejabat Kementerian Agama Republik Indonesia, serta Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang membahas berbagai isu strategis terkait transformasi perpustakaan di era digital dan perannya dalam mendukung riset serta penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Kepala UPA Perpustakaan UIN Palopo, Zainuddin mengatakan, konferensi APPTIS tidak hanya menjadi forum evaluasi dan penyusunan program kerja organisasi, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi Islam.
“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh banyak wawasan dan pengalaman baru terkait pengembangan layanan perpustakaan, penguatan kompetensi pustakawan, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung kebutuhan informasi sivitas akademika,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan, menuntut perpustakaan untuk terus beradaptasi dan berinovasi agar tetap relevan sebagai pusat sumber belajar, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Partisipasi UIN Palopo dalam Konferensi APPTIS 2026 diharapkan dapat memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat layanan informasi yang inovatif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna.
Penulis: Sartika
Foto: UPA Perpustakaan
Penyunting: Jefri Nugraha






