UIN Palopo Resmi Tambah Tiga Guru Besar, Kini Miliki 12 Profesor

UIN Palopo Resmi Tambah Tiga Guru Besar, Kini Miliki 12 Profesor

Jakarta – Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo kembali menorehkan capaian penting dalam penguatan sumber daya akademik. Tiga dosennya resmi menerima Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang Pengangkatan Guru Besar Rumpun Ilmu Agama Periode III Tahun 2025, yang diserahkan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta, Senin (13/7/2026) baru-baru ini.

Dengan penyerahan tersebut, jumlah guru besar di UIN Palopo kini resmi bertambah menjadi 12 profesor, sekaligus menjadi tonggak penting dalam penguatan kapasitas akademik, riset, dan pengembangan keilmuan di lingkungan kampus.

Tiga dosen UIN Palopo yang menerima SK Guru Besar tersebut yakni Prof Dr Baso Hasyim MSosI pada bidang kepakaran Sosiologi Masyarakat Muslim, Prof Dr Helmi Kamal MHI pada bidang Linguistik Arab, serta Prof Dr Rahmawati MAg pada bidang Metodologi Hukum Islam.

Sebelumnya, ketiga dosen tersebut telah dinyatakan lulus Uji Kompetensi Jabatan Akademik Dosen berdasarkan sertifikat yang diterbitkan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI tertanggal 10 April 2026. Kelulusan itu menjadi tahapan akhir sebelum diterbitkannya Keputusan Menteri Agama tentang pengangkatan sebagai Guru Besar.

Prosesi penyerahan SK Guru Besar dilaksanakan berdasarkan surat undangan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Nomor B-387/DJ.I/Dt.I.III/HM.01/07/2026 tanggal 7 Juli 2026. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa Menteri Agama RI telah menandatangani Keputusan Menteri Agama (KMA) Penetapan Guru Besar Rumpun Ilmu Agama Periode III Tahun 2025, yang kemudian diserahkan secara resmi kepada para dosen penerima dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Secara nasional, penyerahan SK tersebut merupakan bagian dari pengangkatan 119 guru besar pada PTKIN di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia.

Menteri Agama RI Prof Dr KH A Nasaruddin Umar MA, sebagaimana dikutip dari laman Kementerian Agama, menegaskan seorang guru besar tidak hanya dituntut unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus mampu menjadikan nilai-nilai keimanan sebagai fondasi dalam mengembangkan keilmuan.

“Jangan berpaham bahwa yang paling utama hanya ilmu. Yang paling utama adalah iman. Iman dan ilmu harus berjalan bersama,” tegas Menteri Agama.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof Dr H Amin Suyitno MAg, menekankan jabatan profesor bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus menghasilkan riset, publikasi ilmiah, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak luas.

Rektor UIN Palopo, Dr Abbas Langaji MAg, yang turut mendampingi ketiga profesor dalam prosesi penyerahan SK di Jakarta, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, bertambahnya guru besar merupakan indikator meningkatnya kualitas sumber daya manusia UIN Palopo sekaligus memperkuat posisi institusi dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi.

“Bertambahnya guru besar menjadi energi baru bagi UIN Palopo untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran para profesor baru ini diharapkan semakin memperkuat tradisi akademik, memperluas jejaring keilmuan, serta meningkatkan daya saing UIN Palopo di tingkat nasional maupun internasional,” sebutnya, Rabu (15/7/2026).

Salah seorang guru besar baru, Prof Dr Helmi Kamal MHI, mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diterimanya. Ia berkomitmen untuk terus mengembangkan keilmuan sesuai bidang kepakarannya serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan kampus dan dunia pendidikan tinggi keagamaan Islam.

Dengan bertambahnya tiga profesor baru ini, UIN Palopo semakin memperkokoh komitmennya dalam membangun budaya akademik yang unggul melalui penguatan kualitas dosen, peningkatan produktivitas riset, serta pengembangan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.



Penulis: Jefri Nugraha
Foto: Istimewa
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »