Tampil dengan Puisi “Dibungkam,” Mahasiswi UIN Palopo Raih Terbaik 2 Nasional

Tampil dengan Puisi “Dibungkam,” Mahasiswi UIN Palopo Raih Terbaik 2 Nasional

Palopo — Mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo, Isna Miranty Rusdin, berhasil meraih Terbaik 2 Lomba Puisi Tingkat Nasional yang diselenggarakan Forum Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FORDETAK) dalam rangkaian Lomba-Lomba Ketarbiyahan Nasional Tahun 2026.

Kompetisi tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pertemuan Tahunan FORDETAK Tahun 2026 yang berlangsung di Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, pada 12–14 Agustus 2026. Perlombaan diikuti secara daring oleh mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia.

Dalam kompetisi tersebut, Isna membawakan puisi berjudul “Dibungkam” karya DA Akhyar. Karya bertema kebangsaan itu disajikan dalam bentuk video pembacaan puisi dengan mengedepankan penghayatan, ekspresi, intonasi, dan artikulasi.

Prestasi tersebut tercantum dalam Sertifikat Penghargaan Nomor 085/B/FORDETAK/VIII/2026, yang menetapkan Isna Miranty Rusdin dan Universitas Islam Negeri Palopo sebagai penerima penghargaan Terbaik 2 pada cabang lomba puisi.

Isna merupakan mahasiswa semester empat Program Studi (Prodi) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Palopo. Mahasiswi asal Kota Palopo tersebut mengikuti kompetisi dengan mempersiapkan pembacaan puisi dalam format video sebagai bagian dari mekanisme perlombaan.

Melalui puisi “Dibungkam,” Isna menyampaikan pesan mengenai kebangsaan, keberanian bersuara, serta refleksi terhadap kehidupan masyarakat dan kehidupan berbangsa. Pemilihan karya tersebut menjadi bagian penting dari strategi penampilannya dalam menyampaikan pesan puisi kepada dewan juri.

Dalam proses penampilannya, Isna berupaya menghidupkan setiap bait melalui permainan intonasi, ekspresi, artikulasi, dan penghayatan. Kemampuan tersebut menjadi unsur penting dalam membangun suasana sekaligus memperkuat pesan yang terkandung dalam karya yang dibawakannya.

Keberhasilan meraih Terbaik 2 pada tingkat nasional menjadi pengalaman berharga bagi Isna sekaligus menambah deretan capaian mahasiswa UIN Palopo di tingkat nasional. Kompetisi tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, dan kepercayaan diri melalui bidang seni dan sastra.

Capaian Isna diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UIN Palopo lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani berkompetisi di berbagai bidang, sekaligus membawa nama baik almamater pada ajang tingkat nasional.

.

.

.

.

Penulis: Mahfud Massaguni
Foto: Prodi MPI
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »