Bekali Orang Tua di Era Digital, KKN UIN Palopo Posko 22 Gelar Seminar Parenting

Bekali Orang Tua di Era Digital, KKN UIN Palopo Posko 22 Gelar Seminar Parenting

Luwu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo Posko 22 menggelar Seminar Parenting dan Pendidikan Anak bertema “Menjadi Orang Tua Hebat di Era Digital: Membangun Karakter Anak yang Tangguh, Cerdas, dan Berakhlak,” Rabu (23/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Buntu Kamiri Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu tersebut menghadirkan Dr Fatmaridah Sabani MAg, dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Palopo, sebagai narasumber, dan Muthofiah sebagai moderator.

Seminar diikuti para orang tua dan wali anak serta masyarakat Desa Buntu Kamiri. Turut hadir Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UIN Palopo, Pertiwi Kamariah Hasis SPd MPd, Kepala Desa (Kades) Buntu Kamiri, Ir Abdul Rahmat Sajri, jajaran Pemerintah Desa, Ketua dan anggota BPD, para Kepala Dusun, tokoh masyarakat, majelis taklim, kader PKK, kader Posyandu, serta mahasiswa KKN.

Dalam sambutannya, Pertiwi Kamariah Hasis menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa dan masyarakat Buntu Kamiri atas dukungan yang diberikan terhadap pelaksanaan program kerja mahasiswa KKN.

Ia juga menegaskan, keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak. Karena itu, orang tua perlu memiliki pemahaman yang memadai mengenai pola pengasuhan dan pendidikan anak, terutama di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter anak. Karena itu, penguatan kapasitas orang tua menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan tumbuh kembang anak yang baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kades Buntu Kamiri, Abdul Rahmat Sajri, menyambut baik pelaksanaan seminar tersebut. Menurutnya, kegiatan parenting relevan dengan kebutuhan masyarakat karena tantangan dalam mendampingi dan mendidik anak semakin kompleks di tengah perkembangan teknologi.

Ia mengajak para orang tua memanfaatkan seminar tersebut untuk menambah wawasan dan memperkuat peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Ia sekaligus membuka secara resmi kegiatan Seminar Parenting dan Pendidikan Anak.

Adapun Fatmaridah Sabani dalam pemaparannya menekankan pentingnya komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak, keteladanan dalam keluarga, serta pendampingan terhadap anak dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi perlu disikapi dengan pendampingan yang tepat agar anak tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang tangguh, cerdas, dan berakhlak.

Seminar berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak antusias menyampaikan pengalaman serta berbagai persoalan yang dihadapi dalam mendampingi tumbuh kembang dan pendidikan anak.

Diketahui, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN UIN Palopo Posko 22, yang mengusung tema “Pendidikan Keagamaan Ramah Anak dan Inklusif.” Melalui kegiatan ini, sejumlah mahasiswa KKN menerangkan upaya pihaknya dalam membangun sinergi bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam memperkuat perhatian terhadap pendidikan serta pembentukan karakter anak.

Di akhir kegiatan, Kades menyampaikan pandangannya agar seminar tersebut tidak berhenti sebagai agenda satu hari, tetapi menjadi langkah awal dalam memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya pendidikan dan pembentukan karakter anak.

Ia juga berharap sinergi antara mahasiswa KKN, Pemerintah Desa, orang tua, dan masyarakat dapat terus terjalin untuk menciptakan lingkungan yang ramah, aman, dan positif bagi tumbuh kembang anak di Desa Buntu Kamiri.



Penulis: Tim Humas
Foto: KKN Posko 22
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »