Sesditjen Pendis Apresiasi Capaian UIN Palopo dalam Rakor Evaluasi Triwulan III

Sesditjen Pendis Apresiasi Capaian UIN Palopo dalam Rakor Evaluasi Triwulan III

Palopo — Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Program Triwulan III Tahun Anggaran 2026, sekaligus Penyusunan Rencana Kegiatan Tahun Anggaran 2027 di Aula Lantai 3 Rektorat UIN Palopo, Kampus I, Jalan Bitti, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Jumat (2/10/2026).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Sesditjen Pendis) Kementerian Agama RI, Prof Dr M Arskal Salim GP MAg. Sementara Rektor UIN Palopo Dr Abbas Langaji MAg, didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr Munir Yusuf SAg MPd, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK) Prof Dr Masruddin SS MHum, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama Dr Takdir SH MH MKM, serta Kepala Biro Akademik, Keuangan dan Umum (AKU) Dr HM Arsyad Ambo Tuo MAg.

Turut hadir para Ketua Lembaga dan Kepala Unit, para Dekan Fakultas didampingi Wakil Dekan, serta Direktur Pascasarjana dan jajaran.

Rapat koordinasi diketahui merupakan forum untuk mengevaluasi pelaksanaan program Triwulan III Tahun Anggaran 2026, sekaligus untuk menyusun dan menyelaraskan rencana kegiatan kampus untuk Tahun Anggaran 2027. Pembahasan juga diarahkan pada penguatan konsolidasi kelembagaan agar program dan kegiatan universitas sejalan dengan arah kebijakan pengembangan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).

Rektor Paparkan Capaian UIN Palopo

Dalam sambutannya, Rektor Abbas Langaji memaparkan sejumlah capaian yang telah diraih UIN Palopo dalam penguatan mutu kelembagaan dan peningkatan layanan pendidikan.

Salah satu capaian tersebut adalah Perpustakaan UIN Palopo yang telah memperoleh akreditasi A. UIN Palopo juga telah memperoleh sertifikasi ISO 9001 dan ISO 21001, sebagai bagian dari penguatan sistem manajemen mutu dan penyelenggaraan layanan pendidikan.

Pada bidang akademik, Rektor menyampaikan bahwa UIN Palopo saat ini memiliki 18 Program Studi (Prodi) jenjang sarjana. Sekira dua pertiga di antaranya atau 12 Prodi telah memperoleh predikat akreditasi Unggul. Khusus di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), seluruh Prodi yang dibina (7) telah meraih akreditasi Unggul.

Capaian lainnya ditunjukkan melalui peningkatan layanan kesehatan di Klinik Pratama UIN Palopo, yang telah berstatus klinik paripurna.

Dalam pemaparannya, Rektor juga menegaskan komitmen kampus terhadap pengembangan konsep ekoteologi melalui berbagai kebijakan kampus yang berorientasi pada kelestarian lingkungan, termasuk penerapan zero plastic. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya UIN Palopo mendukung agenda Kementerian Agama dalam pengembangan kampus yang ramah lingkungan.

Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari modal kelembagaan UIN Palopo untuk terus meningkatkan mutu akademik, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan kualitas layanan kepada sivitas akademika dan masyarakat.

Sesditjen Pendis Apresiasi Perkembangan UIN Palopo

Sementara itu, Sesditjen Pendis Prof M Arskal Salim mengapresiasi berbagai perkembangan yang telah dicapai UIN Palopo.

Apresiasi tersebut disampaikan atas capaian UIN Palopo dalam penguatan mutu akademik, tata kelola, layanan, serta komitmen terhadap isu lingkungan. Capaian tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Dalam arahannya, Prof Arskal juga menekankan pentingnya perguruan tinggi keagamaan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Perguruan tinggi tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan dengan kompetensi akademik, tetapi juga perlu memperkuat karakter, literasi digital dan kecerdasan buatan (AI), pola pikir kewirausahaan, keterampilan sosial, serta kepemimpinan.

Arah pengembangan tersebut sejalan dengan Grand Design PTKN 2025–2045 yang menempatkan penguatan kelembagaan, integrasi keilmuan agama dan sains, pengembangan riset, tata kelola, serta transformasi digital sebagai bagian dari agenda pengembangan PTKN.

Grand Design PTKN juga mengarahkan peningkatan mutu akademik, pemerataan akses, penguatan sumber daya manusia, integrasi keilmuan, tata kelola berbasis kinerja, serta peningkatan daya saing global.

Dalam konteks transformasi digital, perguruan tinggi keagamaan didorong untuk mengembangkan sistem informasi akademik yang terintegrasi, digital hub, pembelajaran berbasis teknologi dan AI, pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan, serta penguatan keamanan siber.

Penguatan kualitas institusi juga perlu diikuti peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dosen. Pengembangan pendidikan doktor, kolaborasi riset internasional, peningkatan publikasi ilmiah, dan pengembangan pusat-pusat riset menjadi bagian dari agenda penguatan SDM PTKN.

Evaluasi Program dan Penyusunan Rencana 2027

Setelah pemaparan capaian, rapat dilanjutkan dengan evaluasi pelaksanaan program hingga Triwulan III Tahun Anggaran 2026 serta pembahasan kebutuhan dan prioritas kegiatan Tahun Anggaran 2027.

Evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana program yang telah direncanakan memberikan kontribusi terhadap pencapaian indikator kinerja institusi. Sementara itu, penyusunan rencana kegiatan 2027 diarahkan agar lebih terukur, berbasis kebutuhan, selaras dengan prioritas Kementerian Agama, serta mendukung pencapaian visi dan misi UIN Palopo.

Melalui rapat koordinasi tersebut, UIN Palopo memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyelaraskan agenda pengembangan universitas dengan arah transformasi PTKN menuju 2045.

Dengan evaluasi program dan perencanaan yang terintegrasi, setiap unit kerja diharapkan memiliki arah pelaksanaan program yang lebih terukur dan sinergis dalam mendukung pengembangan UIN Palopo sebagai perguruan tinggi keagamaan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.


Penulis: Mahfud Massaguni
Fotografer: Adrian
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »