Seminar Litapdimas 2026, LP2M UIN Palopo Dorong Riset Dosen Lebih Berkualitas

Seminar Litapdimas 2026, LP2M UIN Palopo Dorong Riset Dosen Lebih Berkualitas

Palopo – Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) menggelar Seminar Hasil Penelitian Litapdimas Tahun Anggaran 2026 di Lantai 3 Aula Rektorat Kampus I UIN Palopo, Jalan Agatis, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan penelitian dosen sekaligus upaya memperkuat kualitas, akuntabilitas, dan kontribusi hasil penelitian di lingkungan perguruan tinggi.

Seminar diikuti 13 dosen peneliti UIN Palopo yang mempresentasikan hasil penelitian masing-masing. Proses evaluasi melibatkan dua reviewer, yakni Prof Dr Fahmi Gunawan SS MHum dan Dr H Abdul Syatar Lc MHI, yang memberikan telaah serta masukan akademik untuk penyempurnaan hasil penelitian.

13 dosen yang tergabung dalam enam tim peneliti pada seminar tersebut yakni tim pertama, Dr M Ilham K Lc MFil dan Feri Eko Wahyudi SUd MH, memaparkan penelitian berjudul “Islam yang Dijalani: Grounded Theology of Peace dalam Praktik Koeksistensi Masyarakat Plural Indonesia.”

Tim berikutnya, Dr Sudirman SAg MPd dan Dr Ishak MEI, mengangkat penelitian “Prediktor Intensi Bullying pada Remaja: Peran Regulasi Emosi dan Empati Kognitif Sebagai Basis Strategi Preventif di SMA.” Sementara itu, Dr Andi Arif Pamessangi SPdI MPd bersama Ria Amelinda SSos MIKom, mempresentasikan penelitian tentang “Strategi Komunikasi Transformasi Kelembagaan UIN Palopo (Membangun Identitas Islamic University Berbasis Smart and Green Campus).”

Penelitian bidang pembelajaran bahasa Inggris dipresentasikan oleh Dr Magfirah Thayyib SS MHum, Pertiwi Kamariah Hasis MPd dan St Hartina MPd, melalui judul “Developing a Multimodal Literacy-Based Instructional Model for Teaching English to Young Learners in Madrasah Ibtidaiyah.”

Pada bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, Muh Darwis MAg dan Dr Muhammad Alwi SESy MEI memaparkan penelitian “Optimalisasi ZIS Produktif untuk Penguatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat: Studi Implementatif pada Baznas.” Adapun Nurfadilah SE MAk bersama Muhammad Nur Alam Muhajir Lc MSi, menyampaikan penelitian “Integrasi Ekoteologi Islam dalam Keputusan Produksi Berkelanjutan: Bukti Empiris pada Komunitas Pengusaha Muslim di Indonesia.”

Beragamnya tema penelitian tersebut dinilai menunjukkan cakupan kajian dosen UIN Palopo yang meliputi isu keagamaan dan kehidupan masyarakat plural, pendidikan, transformasi kelembagaan, pemberdayaan ekonomi, hingga keberlanjutan lingkungan.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Palopo, Dr Munir Yusuf SAg MPd, menyampaikan soal efisiensi anggaran penelitian tidak seharusnya mengurangi semangat dosen dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi dorongan bagi sivitas akademika untuk semakin inovatif dan produktif, sekaligus mampu mengoptimalkan sumber daya yang tersedia dalam melaksanakan penelitian.

Munir juga meminta penelitian yang dihasilkan dosen UIN Palopo dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

Adapun Ketua LP2M UIN Palopo, Dr H Rukman AR Said Lc MThI, menyampaikan apresiasi kepada para reviewer atas kesediaan hadir dan berkontribusi dalam pelaksanaan seminar hasil penelitian tersebut.

Ia berharap jumlah penelitian dosen UIN Palopo terus meningkat, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Selain menghasilkan luaran yang bermanfaat, penelitian juga diharapkan mampu memperkuat tradisi akademik dan mendukung peningkatan mutu kelembagaan kampus.

Melalui seminar hasil penelitian ini, UIN Palopo dinilai terus mendorong penguatan budaya riset di kalangan dosen agar penelitian yang dilaksanakan semakin berkualitas, produktif, dan berorientasi pada kontribusi akademik serta kemaslahatan masyarakat.


Penulis: Jefri Nugraha
Fotografer: Adrian
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »