Pembukaan Kuliah, Adib: Penyelesaian Tesis Diperlukan Istiqomah

Pembukaan Kuliah, Adib: Penyelesaian Tesis Diperlukan Istiqomah
[pl_row 0=””] [pl_col col=”12″] [pl_image_slider size=”full” slide_items=”1″ pause=”5000″ speed=”800″ loop=”true” auto=”true” auto_hover=”true” arrows_bg=”#6a6969″ arraow_color=”#ffffff” arraow_bg_size=”20″ arraow_bg_shape=”20″ ele_bg_hover_delay=”400″ ids=”3167,3166,3165,3164,3163″] [/pl_image_slider] [pl_text 0=””]

Humas- Dalam Penyesaian tesis bagi mahasiswa Pascasarjana diperlukan keistiqomahan, begitu disebut Dr. H. Muh. Adib Abdushomad, M.Ag.,Med. PhD, dalam orasi ilmiahnya yang bertajuk “Manajemen dan Kepemimpinan dalam Pendidikan Islam”, Ahad (8/3/2020)

Perlunya keistiqomahan, misal dalam sehari meluangkan waktu dua jam untuk tesis yang dilakukan secara rutin dan menulis tesis menghindari over komitmen yang terlalu banyak urusan yang tidak mendukung tesis kita, kata Wisudawan S2 terbaik itu.

“Dengan cara menulis, akan memaksa untuk memperbaiki konfigurasi pemikiran, Indonesia sebagai Negara yang beragam kebudayaan, agama, suku dan bahasa merupakan hal menarik untuk mendukung keberagaman kita.” ucap Kasubdit Kelembagaan dan kerjasama Direktorat PTKI Dirjen. Pendis. Kemenag RI di Aula Rektorat.

Menurut Adib, IAIN Palopo sebagai salah satu miniatur Indonesia adalah garda terdepan dalam menjaga keragaman. Mahasiswa saat ini baiknya menemukan hal-hal yang baru untuk dikaji,  misalnya mengkaji lebih dalam keberagaman Indonesia layaknya kampus PTKIN yang terintegrasi keilmuan sains dan agama.

Sementara arahan Rektor, Dr. Abdul Pirol, setelah menyampaikan sambutannya sekaligus membuka acara, mengatakan mahasiswa saat ini harus meninggalkan kebiasaan menunda dan membuang mindset menulis itu susah.

“Untuk mendukung itu, mahasiswa banyak membaca. Harusnya lulusan S2 minimal membaca 3.000 buku.” kata Rektor.

Selain itu, perlu menyediakan waktu untuk memperkuat literasi, dan sejak dini sudah perlu menyediakan rancangan penelitian, “yang terpenting komitmen mengikuti seluruh rangkaian perkuliahan.” katanya lagi.

Ia berharap pada mahasiswa pascasarjana IAIN Palopo untuk terus belajar, tidak menyiakan kesempatan yang amat baik yaitu di bangku perkuliahan.

Sebelum menutup arahannya, apresiasi disampaikan pada Guru Besar IAIN Palopo yang menyempatkan hadir serta Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, sejumlah dosen dan pada mahasiswa baru Pascasarjana tahun akademik 2019/2020. (jn)

[/pl_text] [/pl_col] [/pl_row]
Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »