Luwu Utara — Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) meresmikan Taman Pendidikan Alquran (TPA) Al-Burhani di Desa Poreang, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara, Sabtu (7/3/2026) baru-baru ini.
Peresmian tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat dalam skema pembinaan desa binaan yang difokuskan pada penguatan pendidikan keagamaan di tingkat masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Poreang, Hasmuddin, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Poreang, Pengurus TPA Al-Burhani, Sofyan, serta masyarakat setempat. Dari pihak UIN Palopo hadir Sekretaris LP2M Dr H Bayanuddin Munir SPd MPd yang mewakili Rektor UIN Palopo, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (Kapus Abdimas) Dr Hj Salmilah SKom MT, serta sejumlah staf LP2M.
Bayanuddin Munir, menerangkan bahwa peresmian TPA tersebut merupakan bagian dari implementasi program pembinaan desa binaan yang dijalankan LP2M UIN Palopo, khususnya dalam penguatan pembinaan Taman Pendidikan Alquran di tingkat desa.
Menurutnya, program pembinaan TPA tersebut telah dimulai sejak tahun sebelumnya di Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara.
“Pada tahun 2026, program ini dilanjutkan di Desa Poreang sebagai lokasi pembinaan berikutnya. Ke depan, program serupa juga direncanakan dilaksanakan di Kecamatan Bastem, Kabupaten Luwu, tepatnya di Desa Ledan,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Kapus Abdimas LP2M UIN Palopo, Salmilah, menjelaskan bahwa TPA Al-Burhani nantinya terbuka bagi masyarakat umum, khususnya anak-anak di Desa Poreang dan wilayah sekitarnya.
Ia menambahkan, untuk memastikan keberlanjutan serta kualitas proses pembelajaran, program pembinaan TPA tersebut dirancang berlangsung selama satu tahun.
Selama masa pembinaan, para tenaga pengajar TPA akan mendapatkan dukungan berupa pelatihan metode pembelajaran Alquran, evaluasi berkala, serta pemberian insentif bulanan.
Selain itu, sebagai bagian dari implementasi metode pembelajaran yang digunakan, sebanyak 15 pendaftar pertama akan memperoleh modul pembelajaran metode Qiroah yang menjadi rujukan utama dalam proses belajar mengajar selama program pembinaan berlangsung.
Rangkaian kegiatan peresmian ditutup dengan prosesi pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya operasional TPA Al-Burhani. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan modul pembelajaran kepada pengurus TPA untuk kemudian dibagikan secara gratis kepada 15 pendaftar pertama.
Penulis: Jefri Nugraha
Foto: Pusat Abdimas LP2M
Penyunting: Reski Azis






