Palopo – Dosen sekaligus Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama Fakultas Syariah (Fasya) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo, Muhammad Darwis SAg MAg, menjadi penceramah pada kegiatan peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Universitas Andi Djemma (Unanda), Senin (9/3/2026) lalu.
Kehadiran Muhammad Darwis dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi akademisi UIN Palopo dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman serta memperkuat ukhuwah antar perguruan tinggi di Kota Palopo, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan.
Dalam ceramahnya yang mengangkat tema “Mempererat Tali Silaturahim Sivitas Akademika Universitas Andi Djemma dalam Naungan Keberkahan Ramadan Menuju Unanda Unggul,” Darwis mengajak jamaah untuk menjadikan Alquran sebagai sumber inspirasi dalam membangun kehidupan pribadi maupun institusi.
Ia mengawali tausiyahnya dengan menyampaikan salam, syukur dan salawat kepada Nabi Muhammad saw. Menurut Darwis, Allah swt telah memberikan kemuliaan kepada manusia, namun tidak semua mampu mensyukuri anugerah tersebut secara optimal.
Mengutip pandangan ulama tafsir Muhammad Ali Ash-Shabuni, ia menjelaskan bahwa keindahan tutur manusia sejatinya bermuara pada kalimat syukur kepada Allah swt.
Ia lalu menjelaskan bahwa Alquran merupakan “tali” yang menghubungkan antara langit dan bumi. Karena itu, siapa pun yang menjadikannya sebagai pedoman hidup akan memperoleh kemuliaan.

“Rumusnya sederhana, siapa pun yang dekat dengan Alquran maka kemuliaan akan mendekatinya,” ujarnya di hadapan jamaah yang tampak khusyuk menyimak ceramah.
Ia juga mencontohkan bahwa kemuliaan Nabi Muhammad saw tidak terlepas dari turunnya wahyu Alquran pada bulan Ramadan. Hal tersebut menjadi pelajaran penting bagi umat Islam untuk terus membangun kedekatan dengan kitabnya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan itu, Darwis juga mendorong perguruan tinggi untuk memberikan ruang bagi mahasiswa penghafal Alquran serta menjadikan mereka bagian penting dalam ekosistem kehidupan kampus. Menurutnya, kedekatan dengan Alquran akan menghadirkan keberkahan dan kemajuan bagi lembaga pendidikan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga silaturahim dan semangat kebersamaan dalam membangun institusi. Ia mengingatkan bahwa kemajuan sebuah lembaga tidak dapat dicapai jika hanya mengedepankan kepentingan pribadi.
Sebaliknya, diperlukan semangat nahnuisme atau kebersamaan, yaitu semangat “kita bersama” dalam membangun institusi melalui kolaborasi, musyawarah, dan saling mendukung.
“Jika sebuah lembaga dibangun dengan kebersamaan, maka insya Allah kemajuan akan lebih mudah dicapai,” ungkapnya.
Darwis juga mengajak sivitas akademika menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperbanyak tadabbur Alquran sekaligus menumbuhkan empati dan kepedulian sosial terhadap sesama.
Menutup ceramahnya, ia mengingatkan jamaah untuk memanfaatkan bulan Ramadan dengan sebaik-baiknya, termasuk dengan meningkatkan ibadah serta mencari keutamaan malam Lailatul Qadr yang penuh kemuliaan dan keberkahan.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahim antar perguruan tinggi di Kota Palopo serta memperkuat peran akademisi dalam menyebarkan nilai-nilai Alquran di tengah masyarakat.
Penulis dan foto: Tim Humas
Penyunting: Reski Azis



