UIN Palopo Ambil Bagian dalam Penguatan Keamanan Siber Nasional melalui Pelatihan BSSN

UIN Palopo Ambil Bagian dalam Penguatan Keamanan Siber Nasional melalui Pelatihan BSSN

Palopo — Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo lagi menunjukkan komitmennya dalam memperkuat transformasi digital dan tata kelola keamanan informasi kampus melalui partisipasi aktif pada program nasional pengembangan sumber daya manusia (SDM) bidang keamanan siber.

Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) UIN Palopo, Dr Arifuddin SPdI MPd, lolos seleksi sebagai peserta Pelatihan Teknis Keamanan Siber bagi Pimpinan Angkatan ke-9 Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Tahun Anggaran 2026.

Keikutsertaannya tersebut diumumkan secara resmi oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Badan Siber dan Sandi Negara (Pusbang SDM BSSN) melalui Pengumuman Nomor 985/P3/PS.01.01/04/2026 tanggal 28 April 2026. Dalam pengumuman tersebut, Arifuddin menjadi salah satu dari 25 peserta terpilih yang berasal dari berbagai kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, serta institusi strategis nasional lainnya.

Pelatihan berlangsung pada 18–22 Mei 2026 lalu, di Pusat Pengembangan SDM BSSN, Depok, Jawa Barat. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pimpinan instansi dalam menghadapi tantangan keamanan siber yang semakin kompleks di tengah percepatan digitalisasi layanan publik.

Terpisah, Rektor UIN Palopo, Dr Abbas Langaji MAg, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan kampus dalam program strategis nasional tersebut. Menurutnya, keamanan siber kini menjadi salah satu fondasi penting dalam pengembangan tata kelola perguruan tinggi modern.

“Perguruan tinggi saat ini tidak hanya dituntut unggul dalam bidang akademik, tetapi juga harus mampu membangun sistem digital yang aman dan terpercaya. Keikutsertaan Kepala UPA TIPD dalam pelatihan BSSN ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan siber di lingkungan kampus,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Selama pelatihan, Arifuddin dan peserta lainnya memperoleh berbagai materi terkait pembangunan program keamanan siber, pengamanan data dan jaringan, perlindungan terhadap kerentanan sistem, hingga deteksi dan respons terhadap serangan siber.

Diketahui, kegiatan dibuka dengan ceramah substantif oleh Brigjen TNI Tomy Arvianto SE MM MDS MHan, yang menekankan pentingnya penguatan kapasitas SDM dalam menjaga keamanan ruang siber nasional.

Selain pembelajaran teoritis, peserta juga mengikuti observasi lapangan terkait Government Computer Security Incident Response Team (Gov-CSIRT) guna memahami implementasi penanganan insiden siber pada instansi pemerintah.

Arifuddin lalu mengungkapkan pelatihan ini memberikan wawasan dan pengalaman yang sangat relevan bagi pengembangan sistem informasi di lingkungan perguruan tinggi.

“Materi yang diberikan sangat aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan penguatan tata kelola teknologi informasi kampus. Pelatihan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesiapan kampus dalam membangun ekosistem digital yang aman, adaptif, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Partisipasi UIN Palopo dalam kegiatan ini diharapkan mampu mendukung penguatan sistem keamanan data, layanan akademik digital, serta transformasi digital kampus yang semakin maju, profesional, dan terpercaya di tingkat nasional.



Foto: Tim Humas
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »