Palopo — Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa melalui penyaluran beasiswa bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester gasal Tahun Akademik 2026/2027.
Pada semester ini, UPZ UIN Palopo menyalurkan beasiswa kepada 126 mahasiswa dengan total bantuan mencapai Rp228.075.000. Bantuan tersebut diberikan kepada mahasiswa dari empat fakultas, masing-masing 36 mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), 26 mahasiswa Fakultas Syariah (FASYA), 40 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), serta 24 mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD).
Jumlah penerima beasiswa pada semester gasal Tahun Akademik 2026/2027 ini mengalami peningkatan dibandingkan semester sebelumnya. Pada periode sebelumnya, UPZ UIN Palopo menyalurkan bantuan kepada 83 mahasiswa dengan total nilai Rp149.700.000.
Peningkatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian UIN Palopo terhadap mahasiswa yang menghadapi kendala pembiayaan pendidikan. Melalui bantuan UKT ini, universitas berupaya memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi alasan bagi mahasiswa untuk menghentikan studinya.
Rektor UIN Palopo, Dr Abbas Langaji MAg, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan hak setiap mahasiswa dan kondisi ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang untuk menyelesaikan pendidikan.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada mahasiswa UIN Palopo yang harus berhenti kuliah hanya karena keterbatasan biaya. Beasiswa melalui UPZ ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen universitas untuk hadir membantu mahasiswa agar dapat terus melanjutkan pendidikannya hingga selesai,” ujar Rektor.
Rektor juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan UIN Palopo yang telah menunaikan zakat profesinya melalui UPZ. Menurutnya, partisipasi tersebut memiliki kontribusi besar dalam menghadirkan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat yang membutuhkan.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan yang telah mempercayakan zakat profesinya untuk dikelola melalui UPZ UIN Palopo. Zakat yang dikumpulkan bukan hanya menjadi kewajiban yang ditunaikan, tetapi telah memberikan manfaat nyata bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, termasuk membantu mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikannya,” ungkapnya.
Menurut Rektor, keberadaan UPZ tidak hanya menjadi instrumen pengelolaan zakat di lingkungan UIN Palopo, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun kepedulian sosial dan memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif.
UPZ UIN Palopo selama ini menghimpun dan mengelola zakat profesi dari dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan universitas. Dana zakat yang dikelola mencapai sekitar Rp40 juta lebih setiap bulan, yang kemudian disalurkan kepada para penerima yang berhak sesuai dengan ketentuan penyaluran zakat.
Selain untuk bantuan pembayaran UKT mahasiswa, dana yang dihimpun UPZ juga disalurkan dalam berbagai bentuk program sosial, di antaranya santunan bagi anak yatim, bantuan kepada pondok pesantren, bantuan untuk masjid, serta dukungan kepada yayasan dan lembaga yang berhak menerima penyaluran zakat.
Penyaluran tersebut mencerminkan peran UPZ UIN Palopo dalam mengoptimalkan dana zakat agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan meningkatnya jumlah penerima beasiswa pada semester ini, UIN Palopo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kepedulian sosial sekaligus memastikan keberlanjutan pendidikan mahasiswa, khususnya bagi mereka yang membutuhkan dukungan pembiayaan.
Penulis: Mahfud Massaguni
Fotografer: Adrian
Penyunting: Reski Azis








