78 Mahasiswa PGMI dan PIAUD FTIK UIN Palopo Siap Mengabdi melalui Asistensi Mengajar

78 Mahasiswa PGMI dan PIAUD FTIK UIN Palopo Siap Mengabdi melalui Asistensi Mengajar

Palopo — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo melepas 78 mahasiswa untuk mengikuti Program Asistensi Mengajar Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Senin (5/10/2026). Pelepasan dirangkaikan dengan apel pagi yang berlangsung di pelataran Gedung FTIK di kampus II UIN Palopo, Jalan Bitti, kelurahan Balandai, Kecamatan Bara.

Kegiatan tersebut dihadiri Dekan FTIK UIN Palopo Prof Dr H Sukirman SS MPd, para Wakil Dekan, Kepala Bagian Umum, para Ketua dan Sekretaris Program Studi (Prodi), serta dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan FTIK UIN Palopo.

Dalam amanatnya, Dekan FTIK menyampaikan apresiasi atas capaian Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), yang baru saja berhasil meraih akreditasi Unggul. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan komitmen berbagai pihak.

“Keberhasilan ini tidak luput dari kerja sama kita semua. Tidak ada keberhasilan tanpa kerja sama semua pihak,” ujarnya.

Ia menegaskan, capaian akreditasi unggul tersebut idealnya menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika, untuk terus meningkatkan kualitas serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan fakultas.

Usai apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan mahasiswa peserta Asistensi Mengajar Merdeka Belajar Kurikulum Merdeka (MBKM). Program ini diikuti 53 mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan 25 mahasiswa Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).

Para mahasiswa PGMI tersebut akan melaksanakan asistensi mengajar di sejumlah satuan pendidikan, yakni SDN Nomor 24 Temmalebba, SDN Nomor 1 Lalebbata, SDIT Insan Madani, dan MIS Datok Sulaiman PMDS Bagian Putra Palopo.

Sementara itu, mahasiswa PIAUD ditempatkan di sejumlah lembaga pendidikan anak usia dini yang tersebar di Kota Palopo, di antaranya RA Addariyah DDI, TK Paramata Bunda, SKB Kota Palopo, TK Pembina Telluwanua, dan TKIT Harith Foundation.

Kepada mahasiswa peserta program, Dekan berpesan agar mereka mampu menjaga nama baik almamater selama melaksanakan kegiatan di sekolah maupun lembaga pendidikan tempat penugasan.

“Jaga almamater kita, kuasai mental dalam mengajar, lahirkan rasa percaya diri dalam ruangan belajar, dan kuasai strategi pembelajaran,” pesannya.

Menurutnya, program asistensi mengajar MBKM ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, pengalaman, dan keterampilan mengajar melalui keterlibatan langsung di lingkungan pendidikan.

Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkannya mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan lembaga pendidikan tempat mereka melaksanakan kegiatan.

Pelepasan 78 mahasiswa tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya FTIK UIN Palopo dalam memperkuat pengalaman belajar berbasis praktik, sekaligus mendorong mahasiswa mengimplementasikan pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh selama menjalani pendidikan di kampus.


Penulis: Ismail
Foto: Humas FTIK
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »