Cegah Perundungan Sejak Dini, Mahasiswa KKN UIN Palopo Edukasi Siswa SDN 274 Pekaloa

Cegah Perundungan Sejak Dini, Mahasiswa KKN UIN Palopo Edukasi Siswa SDN 274 Pekaloa

Luwu Timur — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo Posko Desa Pekaloa menggelar Sosialisasi Anti-Perundungan (Bullying) bagi siswa SDN Nomor 274 Pekaloa, di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (24/9/2026).

Kegiatan yang menyasar siswa kelas IV hingga VI tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai bentuk-bentuk perundungan, serta dampaknya terhadap kondisi psikologis korban.

Sosialisasi dikemas secara interaktif melalui pemutaran film pendek tentang perundungan, lalu dilanjutkan penyampaian materi dan diskusi bersama para siswa. Materi disampaikan oleh Mutiara Hikmah dan Nurul Hikmah dengan dukungan seluruh anggota KKN Posko Desa Pekaloa.

Sekretaris KKN Posko Desa Pekaloa, Nayunda, menjelaskan pendekatan interaktif dipilih agar siswa mampu mengenali perilaku yang dapat menyakiti teman di lingkungan sekolah maupun dalam pergaulan sehari-hari.

Antusiasme siswa terlihat ketika mereka diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman mengenai perundungan yang pernah dialami maupun dilakukan. Sejumlah siswa tampak berani menceritakan pengalaman pribadi di hadapan teman-temannya.

Suasana kegiatan menjadi lebih menyentuh ketika beberapa siswa tidak kuasa menahan tangis, ketika mengungkapkan pengalaman yang membuat mereka merasa sedih dan tertekan. Momen tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama mengenai dampak perundungan terhadap kondisi emosional dan hubungan antarsiswa.

Di sesi akhir, mahasiswa KKN mengajak seluruh peserta untuk berkomitmen tidak melakukan perundungan, saling meminta maaf, serta membangun hubungan pertemanan yang lebih baik dan saling menghargai.

Salah seorang guru SDN 274 Pekaloa, Sunarni Utami SPdSD, mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, sosialisasi memberikan dampak positif terhadap kepedulian siswa terhadap perasaan teman serta mendorong mereka agar lebih berhati-hati dalam bertindak dan berbicara.

“Semoga tidak ada lagi terdengar siswa yang membully dengan ejekan nama orang tua ataupun fisik,” ujarnya.

Kegiatan ini dianggap menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UIN Palopo dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.


Penulis: Jefri Nugraha
Foto: Istimewa
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »