KKN-T Ekoteologi UIN Palopo Dorong Siswa SDN 270 Matompi Kenal dan Manfaatkan TOGA

KKN-T Ekoteologi UIN Palopo Dorong Siswa SDN 270 Matompi Kenal dan Manfaatkan TOGA

Luwu Timur — Sebagai bagian dari rangkaian program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata tematik (KKN-T) Ekoteologi dan Desa Ramah Lingkungan Kelompok 99 UIN Palopo Tahun 2026, mahasiswa melaksanakan kegiatan Edukasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Praktik Penanaman TOGA di SDN Nomor 270 Matompi, di Desa Baruga, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya posko yang dikoordinatori oleh Andy Pelangi Sarira M ini dalam mengenalkan pemanfaatan lingkungan secara bijak, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini di kalangan siswa sekolah dasar.

Sementara menurut Fathirahman, salah seorang mahasiswa KKN-T, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pengertian TOGA, manfaat tanaman obat dalam kehidupan sehari-hari, serta pentingnya menjaga dan memanfaatkan lingkungan secara bijak.

“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mengenal apa itu tanaman obat keluarga, tetapi juga memahami manfaatnya serta pentingnya menjaga lingkungan,” ujar Fathirahman.

Penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan praktik penanaman tanaman obat secara langsung bersama para siswa. Dalam praktik tersebut, siswa diajak mengenal tanaman obat, belajar menanam dan merawat tanaman, sekaligus terlibat secara langsung dalam kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan.

Keterlibatan siswa secara langsung masih menurut Fathirahman diharapkan dapat memberi pengalaman praktis sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui aktivitas sederhana yang dapat dilakukan di sekitar sekolah maupun rumah.

Kegiatan edukasi dan praktik TOGA tersebut juga dinilai menjadi salah satu bentuk implementasi program KKN-T Ekoteologi dan Desa Ramah Lingkungan UIN Palopo di Desa Baruga. Upaya tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran lingkungan dengan melibatkan masyarakat, termasuk generasi muda dan lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan tersebut, Fathirahman dan rekan-rekannya mengaku mendorong pengenalan alam tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi dilanjutkan melalui tindakan nyata.


Penulis: Tim Humas
Foto: KKN-T Posko Desa Baruga
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »