Luwu Timur — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan XLVIII Posko 94 Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menggelar Seminar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Nikkel, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (6/10/2026).
Mengusung tema “Naik Kelas Melalui Market and Branding,” kegiatan tersebut diikuti sejumlah pelaku UMKM Desa Nikkel. Seminar menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKN dalam mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha sekaligus memberdayakan potensi ekonomi masyarakat desa.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Muh Khoirul Anam, perwakilan mahasiswa KKN. Dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa dan para peserta atas dukungan serta partisipasi dalam pelaksanaan kegiatan.
Ia juga menjelaskan UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, sehingga perlu terus didorong agar mampu beradaptasi dengan perkembangan pasar dan teknologi.
Dalam seminar tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai strategi pemasaran dan pembangunan identitas merek (branding) untuk meningkatkan daya saing produk lokal. Materi yang diberikan mencakup penentuan target pasar, pembangunan citra produk melalui nama dan logo, pengemasan produk, hingga pemanfaatan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi.
Selain aspek pemasaran, peserta juga diajak memahami pentingnya menjaga konsistensi kualitas produk dan pelayanan. Sebab, branding yang kuat tidak hanya ditentukan oleh tampilan produk, tetapi juga oleh kualitas dan kepercayaan konsumen.
Mahasiswa KKN lainnya menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM tidak hanya mempertahankan usaha, tetapi juga mengembangkan bisnisnya agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
“Banyak produk UMKM di desa yang sebenarnya berkualitas, namun belum dikemas dan dipasarkan secara optimal. Melalui seminar ini, kami berharap para pelaku usaha dapat lebih percaya diri dan memiliki bekal untuk memperluas jangkauan pasar mereka,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah pelaku UMKM menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi, mulai dari keterbatasan promosi, desain kemasan, hingga pemasaran produk secara daring.
Diskusi berlangsung interaktif dengan pertukaran pengalaman dan masukan antara mahasiswa KKN dan para pelaku usaha. Kegiatan tersebut sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung persoalan yang dihadapi pelaku UMKM di tingkat desa.
Anti, salah seorang pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan mengaku memperoleh wawasan baru, khususnya mengenai pentingnya kemasan dan promosi dalam meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan, sehingga pelaku UMKM di Desa Nikkel semakin mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan daya saing produknya.
Di akhir kegiatan, mahasiswa KKN menyampaikan harapan agar materi yang diperoleh tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan usaha masing-masing.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan foto bersama mahasiswa KKN, pelaku UMKM, serta seluruh peserta.
Melalui seminar tersebut, Muh Khoirul Anam dan rekan-rekannya berharap dapat memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas pelaku UMKM di wilayah pengabdiannya, sekaligus mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat di Kecamatan Nuha.
Penulis: Susi Nilam Sari
Fotografer: Dewi Resky Wulandari
Penyunting: Reski Azis







