Seminar SIGAP Mahasiswa KKN-T Posko 92 UIN Palopo Perkuat Edukasi Gizi dan Kesehatan Anak di Desa Kawata

Seminar SIGAP Mahasiswa KKN-T Posko 92 UIN Palopo Perkuat Edukasi Gizi dan Kesehatan Anak di Desa Kawata

Luwu Timur — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Angkatan XLVIII Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo Posko 92 menggelar Seminar Edukasi SIGAP (Sinergi Informasi Gizi dan Aksi Pencegahan Stunting) di Desa Kawata, Kecamatan Wasuponda, Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta pencegahan stunting sejak dini.

Seminar tersebut menghadirkan dua pemateri, yakni Marlina Kalla SKM dan Yunnike Hiranto SKM, yang menyampaikan materi tentang pentingnya gizi seimbang dan langkah-langkah pencegahan stunting. Edukasi ini diharapkan membantu masyarakat memahami faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan anak, pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi, serta pemantauan tumbuh kembang balita secara berkala.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Desa Kawata, Baharuddin SAn, didampingi Sekretaris Desa. Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK, dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kehadiran unsur pemerintah desa tersebut menurut Sri Wandani A, selaku perwakilan mahasiswa KKN-T, mencerminkan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah setempat, dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.

Kepala Desa Kawata, Baharuddin, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN-T 48 UIN Palopo dalam menyelenggarakan seminar edukasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperluas wawasan masyarakat mengenai pencegahan stunting dan pentingnya menjaga kesehatan anak sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat Desa Kawata semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan keluarga, khususnya bagi ibu dan anak. Kami juga berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat kerja sama antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting,” sebut Baharuddin.

Sri Wandani menambahkan, pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, tenaga kesehatan, hingga pemerintah. Selain memastikan pemenuhan kebutuhan gizi, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat serta pemantauan pertumbuhan anak secara berkala juga menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang balita secara optimal.

Melalui Seminar Edukasi SIGAP, mahasiswa KKN-T 48 UIN Palopo Posko 92 seperti diterangkan Sri Wandani, Kamis (22/1/2026), pihaknya berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat Desa Kawata. Kegiatan ini menurutnya sekaligus menjadi wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui edukasi yang mendorong kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak serta mendukung upaya pencegahan stunting.


Penulis: Tim Humas
Foto: Posko 92 KKN-T
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »