Sakit Tak Halangi Sarma Bustang Ikuti Ujian Munaqasyah Online di UIN Palopo

Sakit Tak Halangi Sarma Bustang Ikuti Ujian Munaqasyah Online di UIN Palopo

Palopo — Kondisi kesehatan tidak menyurutkan semangat Sarma Bustang, mahasiswi Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah (PBS) pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo, untuk menuntaskan tahapan akademiknya. Meski sedang sakit, Sarma mengikuti ujian munaqasyah skripsi secara daring, Selasa pagi kemarin (20/10/2026), dan dinyatakan lulus.

Ujian berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 FEBI di Kampus III UIN Palopo, Jalan Tokasirang, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, sementara Sarma mengikuti proses pengujian melalui sambungan daring. Melalui layar monitor, ia terhubung dengan tim penguji dan pembimbing untuk mempresentasikan serta mempertahankan hasil penelitiannya.

Di ruang rapat, tim penguji dan pembimbing mengikuti jalannya ujian dengan mengenakan jas almamater hijau. Laptop dan layar monitor digunakan untuk mendukung komunikasi selama proses munaqasyah, sementara dokumen skripsi disiapkan sebagai bahan pemeriksaan dan pembahasan akademik.

Pelaksanaan ujian secara daring ini menjadi gambaran proses akademik dapat tetap berlangsung dengan menyesuaikan kondisi mahasiswa. Dukungan sarana komunikasi digital memungkinkan Sarma mengikuti ujian meskipun tidak dapat hadir secara langsung karena kondisi kesehatan.

Skripsi yang dipertahankan Sarma berjudul “Pengaruh Digital Banking Berbasis Artificial Intelligence (AI) terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah Indonesia di Kota Palopo dengan Pengalaman Pengguna sebagai Variabel Mediasi.”

Penelitian tersebut mengkaji pengaruh layanan perbankan digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terhadap loyalitas nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kota Palopo, dengan pengalaman pengguna sebagai variabel mediasi.

Hasil penelitian Sarma menunjukkan layanan digital banking berbasis AI berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah serta pengalaman pengguna. Pengalaman pengguna juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah, sekaligus memediasi hubungan antara layanan digital berbasis AI dan loyalitas tersebut.

Dalam ujian tersebut, Dr Hj Anita Marwing SHI MHI, yang juga merupakan Dekan FEBI UIN Palopo, bertindak sebagai pimpinan sidang sekaligus pembimbing. Tim penguji terdiri atas Umar SE ME, sebagai Penguji I dan A Farhami Lahila M SESy MESy, sebagai Penguji II. Adapun pembimbing lainnya adalah Muh Ginanjar SE MM.

Keberhasilan Sarma yang lahir di Tojabi 14 April 2002, mahasiswi asal Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, dalam menyelesaikan ujian dan dinyatakan lulus ini tampak menjadi bagian penting dalam perjalanan akademiknya di UIN Palopo. Di tengah kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan kehadiran secara langsung, ia tetap dapat mengikuti proses pengujian melalui fasilitas daring hingga menyelesaikan tahapan tersebut.

Terpisah, pelaksanaan ujian munaqasyah ini menurut Endang, Humas FEBI UIN Palopo, sekaligus memperlihatkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung keberlangsungan layanan akademik, dengan tetap memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menuntaskan kewajiban studinya sesuai kondisi yang dihadapi.


Penulis: Tim Humas
Fotografer: Ahmad Farhan M
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »