#KarebaHumas- Tim alih bentuk/status kelembagaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo Focus Group Discussion (FGD) bersama Kasubdit Kelembagaan dan Kerja Sama Diktis Kemenag, 11 Maret 2022.
FGD ini bertempat di Aula Rektorat IAIN Palopo, dihadiri Rektor IAIN Palopo, para wakil rektor, Kepala Biro AUAK, Dekan FUAD, Dekan FTIK, Koordinator perencanaan dan keuangan, Kasubag Umum dan tim alih status IAIN Palopo.
Kasubdit Kelembagaan dan Kerja Sama Diktis Kemenag, M. Adib Abdushomad, Ph.D. melalui virtual dari Jakarta, menyampaikan apresiasi dan dukungan proses alih bentuk IAIN ke UIN Palopo.
“Pada prinsipnya kami selalu mendukung peningkatan mutu dan perkembangan PTKIN tanpa terkecuali pada IAIN Palopo.” ungkap M. Adib Abdushomad, saat memulai pengarahannya terhadap indikator penguatan perubahan bentuk alih status.
M. Adib Abdushomad, juga menyampaikan beberapa poin evaluasi terhadap kemajuan kampus PTKIN ke depan. Diantaranya, bahwa kapasitas yang penting dimiliki bagi PTKIN untuk berkembang adalah orang-orang yang ada di institusi itu memiliki rasa ingin terus belajar dan iklim di dalamnya bagaimana saling mendorong untuk maju bersama.
Ia berharap, IAIN Palopo yang mana terus berproses berkembang dapat menjadi salah satu PT yang bersumbangsi mengembalikan kejayaan pendidikan Islam, PTKIN menjaga Islam wasathiyah senantiasa menjaga DNA Keislaman yang moderat namun menguasai ilmu-ilmu Iptek.
Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, menyampaikan terima kasih atas kesediaan Kasubdit Kelembagaan dan Kerja Sama Diktis Kemenag, M. Adib Abdushomad, pada FGD penguatan alih bentuk IAIN ke UIN.
Disampaikan Rektor, pada tahun 2020 IAIN Palopo telah melakukan presentasi alih status bersama 10 PTKIN lainnya, hasilnya pada sat itu IAIN Palopo masih kurang Prodi S2, dimana yang menjadi syarat minimal 5 Prodi magister IAIN Palopo baru memiliki tiga.
“Namun syarat ini sudah kami penuhi di akhir tahun 2021 terbit izin pembukaan Prodi baru magister yaitu Prodi Tadris Bahasa Inggris dan Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Kedua Prodi tersebut sudah menerima mahasiswa baru pada semester ini” ucap Abul Pirol.
Dengan demikian PMA No 20 tahun 2020 tentang perubahan bentuk perguruan tinggi keagamaan. IAIN Palopo telah memenuhi seluruh persyaratan untuk diusulkan beralih bentuk ke Universitas.
“Kehadiran IAIN Palopo juga cukup dinanti-nantikan bagi masyarakat dan potensialnya di Tana Luwu dan Kabupaten sekitarnya, seperti Toraja, Wajo dan Kolaka Utara.” imbuh Rektor. (Humas)



