Jakarta — Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo kembali menorehkan kebanggaan di tingkat nasional. Dua alumninya, Rapika SAg dan Pitriani SAg, menjadi bagian dari 15 perempuan pertama yang dilantik sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI).
Pelantikan berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta Pusat, pada Kamis (4/6/2026) lalu. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Prof Dr H Abu Rokhmad MAg, menyebut pelantikan ini menandai era baru kepemimpinan KUA yang lebih inklusif dan berorientasi pada penguatan layanan keagamaan.
Pelantikan tersebut juga menjadi momentum bersejarah dalam perjalanan Kemenag karena untuk pertama kalinya perempuan dipercaya menduduki jabatan Kepala KUA melalui mekanisme pengangkatan nasional yang melibatkan penyuluh agama Islam. Dari 258 Kepala KUA yang dilantik, sebanyak 15 di antaranya merupakan perempuan.
Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan alumni UIN Palopo. Rapika alumni tahun 1998, dilantik sebagai Kepala KUA Kecamatan Bajo Barat. Sementara Pitriani alumni tahun 1999, dipercaya memimpin KUA Kecamatan Suli Barat. Kedua KUA tersebut berada di bawah naungan Kantor Kemenag Kabupaten Luwu.

Kepercayaan yang diberikan kepada kedua alumni tersebut menjadi bukti bahwa lulusan kampus ini mampu berkiprah dan mengambil peran strategis dalam pelayanan keagamaan masyarakat. Kehadiran mereka dalam daftar 15 Kepala KUA perempuan pertama di Indonesia sekaligus menjadi catatan penting dalam sejarah penguatan kepemimpinan perempuan di lingkungan Kemenag.
Rektor UIN Palopo, Dr Abbas Langaji MAg, menyambut positif capaian ini dan meminta agar prestasi ini dikembangkan sebagai inspirasi bagi sivitas akademika, khususnya mahasiswa dan alumni perempuan, untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kapasitas kepemimpinan.
Pelantikan Kepala KUA perempuan ini juga menjadi bagian dari transformasi layanan keagamaan yang terus didorong Kemenag. Kehadiran perempuan dalam jabatan strategis di lingkungan KUA diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus menghadirkan perspektif yang lebih inklusif dalam pelaksanaan tugas-tugas keagamaan.
Bagi UIN Palopo, keberhasilan Rapika dan Pitriani menjadi kebanggaan tersendiri. Selain menunjukkan kualitas lulusan yang mampu bersaing dan dipercaya mengemban amanah publik, capaian ini juga menegaskan kontribusi kampus dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional, moderat, dan berdaya saing untuk kemajuan bangsa.
Penulis dan foto: Tim Humas
Penyunting: Reski Azis



