Palopo – Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo kembali menorehkan prestasi di bidang penelitian. Sebanyak tujuh dosen UIN Palopo yang tergabung dalam dua tim peneliti berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) Tahun Anggaran 2026, yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia berdasarkan Surat Nomor B-377/DJ.I/Dt.I.III/HM.00/07/2026 tentang Penetapan Penerima Bantuan Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) Tahun Anggaran 2026. Total pendanaan yang diperoleh mencapai Rp100 juta.
Dua proposal penelitian UIN Palopo dinyatakan lolos pada skema Penelitian Pengembangan Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi dan/atau Kementerian/Lembaga, masing-masing memperoleh pendanaan sebesar Rp50 juta.
Proposal pertama diketuai Dr Muhammad Guntur MPd, dengan anggota Nurul Aswar SPd MPd, Umrati, dan Dr Baso Syafaruddin SPdI MPdI. Tim ini mengusung penelitian berjudul “Pengembangan Kurikulum Cinta Berbasis Outcome Based Education Terintegrasi Pendekatan Deep Learning di PTKI: Studi Kolaboratif.”
Sementara proposal kedua diketuai Dr Hj Anita Marwing SHI MHI, dengan anggota Muhammad Ashabul Kahfi SSos MA, Fitriani Jamaluddin SH MH, Muh Abdi Imam MSi, dan Syamsuddin SHI MH. Penelitian tersebut mengangkat tema “Indikasi Geografis Produk Sagu Tana Luwu: Strategi Perlindungan Hukum dan Penguatan Ekonomi Lokal.”
Keberhasilan tersebut menunjukkan meningkatnya kapasitas riset dosen UIN Palopo dalam menghasilkan proposal penelitian yang kompetitif di tingkat nasional, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas perguruan tinggi dan lembaga sebagaimana menjadi fokus skema pendanaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (DIKTIS) Kementerian Agama RI.
Ketua tim peneliti proposal pertama, Muhammad Guntur, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, hibah penelitian ini menjadi amanah sekaligus motivasi untuk menghasilkan riset yang berdampak bagi pengembangan pendidikan.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan penelitian yang inovatif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan. Kami berharap hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan Islam sekaligus memperkuat budaya akademik di lingkungan UIN Palopo,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).
Senada dengan itu, Nurul Aswar, yang juga menjadi anggota tim peneliti, menilai skema penelitian kolaboratif membuka ruang yang lebih luas bagi perguruan tinggi untuk membangun jejaring akademik sekaligus menghasilkan luaran penelitian yang lebih berkualitas.
“Kolaborasi merupakan kunci dalam menghasilkan riset yang lebih komprehensif dan berdampak. Melalui hibah ini, kami berharap dapat membangun sinergi yang lebih kuat dengan berbagai mitra akademik sehingga hasil penelitian dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan,” jelasnya.
Selain menjadi pengakuan atas kualitas proposal yang diajukan, capaian ini juga dinilai memperkuat komitmen UIN Palopo dalam meningkatkan produktivitas penelitian dosen sebagai bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Tema-tema penelitian yang berhasil memperoleh pendanaan pun dinilai strategis karena menyentuh isu pengembangan kurikulum pendidikan tinggi keagamaan berbasis Outcome Based Education (OBE) dan Deep Learning, serta penguatan perlindungan hukum terhadap potensi lokal melalui pengembangan Indikasi Geografis Sagu Tana Luwu.
Program Bantuan Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) merupakan salah satu program kompetitif Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI untuk mendorong peningkatan kualitas, kolaborasi, dan luaran penelitian dosen pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Pada tahun 2026, sebanyak 380 proposal penelitian dari berbagai PTKI di Indonesia ditetapkan sebagai penerima bantuan pada berbagai klaster penelitian.
Keberhasilan dua tim peneliti tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi sivitas akademika UIN Palopo untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, memperluas jejaring kolaborasi, serta menghasilkan inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan masyarakat.
.
.
.
.
Penulis dan foto: Tim Humas
Penyunting: Reski Azis





