Luwu Utara – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menggelar Sosialisasi Anti-bullying di SDN Nomor 215 Banyuurip, Rabu (30/9/2026), dan keesokan harinya, Kamis (1/10/2026) di SDN Nomor 216 Kopi-Kopi, keduanya berada di Kecamatan Bone-bone, Kabupaten Luwu Utara. Kegiatan ini diketahui merupakan bagian dari implementasi tema KKN-T, yakni Pendidikan Keagamaan Ramah Anak dan Inklusif.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi kepada siswa mengenai pengertian dan bentuk-bentuk perundungan, dampaknya, serta pentingnya membangun hubungan sosial yang sehat. Siswa juga diajak menumbuhkan empati, menghargai perbedaan, dan menghindari tindakan yang dapat menyakiti teman, baik secara fisik maupun verbal.
Kepala SDN Nomor 215 Banyuurip, Darmawati Amsir, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi anti-bullying penting diberikan sejak dini untuk membentuk karakter siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman.
“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN-T UIN Palopo karena telah mengadakan sosialisasi anti-bullying di sekolah ini. Kegiatan ini sangat penting bagi siswa dan edukasi seperti ini memang perlu diberikan sejak dini,” ungkap Darmawati.
Ia juga menyatakan, pihak sekolah akan melanjutkan edukasi anti-bullying melalui penyampaian pesan saat upacara bendera setiap Senin maupun dalam proses pembelajaran di kelas. Edukasi tersebut juga telah menjadi salah satu program sekolah.
Kegiatan ini seperti diterangkan Yuyu Izzati, salah seorang mahasiswa KKN-T, menjadi bentuk kontribusi pihaknya dalam mendorong terwujudnya pendidikan keagamaan yang ramah anak dan inklusif. Nilai kasih sayang, persaudaraan, penghormatan terhadap sesama, dan akhlak mulia juga mereka harapkan menjadi landasan dalam membangun lingkungan sekolah yang menghargai setiap anak.
Melalui sosialisasi ini, Yuyu dan rekan-rekannya berharap para siswa mampu menolak perundungan, tidak terlibat sebagai pelaku maupun membiarkan tindakan tersebut terjadi, serta berani melaporkannya kepada guru atau pihak yang dipercaya.
.
.
.
Penulis: Tim Humas
Foto: Istimewa
Penyunting: Reski Azis



