Kepala Kemenag Sebut Turut Beri Usulan Nama UIN Palopo

Kepala Kemenag Sebut Turut Beri Usulan Nama UIN Palopo

#KarebaHumas– Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo masih mematangkan nama tokoh Islam yang dipersiapan sebagai usulan nama Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo.

Sejauh ini, telah mengerucut pada tiga nama yakni La Patiware Sultan Muhammad Muthahiruddin (Datu Luwu ke-15), La Patipasaung Sultan Abdullah Muhyiddin (Datu Luwu ke-16), dan K.H. Muhammad Rasyad (pejuang kemerdekaan, perintis dan pendiri IAIN Palopo).

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Palopo, Dr. H.M Rusydi Hasyim M.Ag yang diminta tanggapannya, Rabu, 5 Januari 2021, menyebut nama UIN Andi Patiware. ”Alasannya, dia (La Patiware) adalah Raja/Datu yang menerima Islam pertama kali di Tana Luwu yang dibawa oleh Datok Sulaiman,” katanya.

Pada 9 Desember 2021 lalu di Auditorium Phinisi IAIN, telah diadakan kuliah budaya untuk mengidentifikasi tokoh Islam Tana Luwu. Pada kegiatan ini, teridentifikasi sejumlah nama. Dan dalam perkembangannya, mengerucut ketiga nama yakni La Patiware, La Patipasaung, dan KH Muhammad Rasyad.

Kemudian, pada 1 Januari 2022 lalu, Rektor IAIN bersama jajaran, melakukan ziarah makam tokoh Tana Luwu di Malangke, Luwu Utara untuk mematangkan nama tokoh persiapan usulan nama UIN Palopo. Bahkan, pihak IAIN juga membuat polling untuk meminta tanggapan masyarakat Tana Luwu.

Makam tokoh Islam yang diziarahi yakni makam Sultan Abdullah Petta Malangke di Desa Benteng, makam Datuk Pattimang (Datuk Sulaiman) dan makam Andi Pattiware (Sultan Abdullah Muhahiruddin) di Desa Pattimang Malangke.

Sebagaimana dilansir sebelumnya, tiga calon nama UIN yakni La Patiware Sultan Muhammad Muthahiruddin (Datu Luwu ke-15 memerintah 1585-1610), merupakan Datu Luwu yang pertama menerima Islam di Luwu dan secara resmi menjadikan Islam sebagai agama resmi kerajaan.

Lalu La Patipasaung Sultan Abdullah Muhyiddin (Datu Luwu ke-16 memerintah 1615-1637), Datu Luwu yang melakukan integrasi adat dan syariat dalam sistem pemerintahan Kedatuan Luwu dan menerapkan nilai-nilai Islam di semua wilayahnya.

Dan K.H. Muhammad Rasyad (1918-1979), pejuang kemerdekaan RI, tokoh perintis dan pendiri berbagai lembaga pendidikan Islam di Tana Luwu, Dekan pertama Fakultas Ushuluddin IAIN Alauddin di Palopo. (*)

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »