Luwu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo Desa Bonelemo bersinergi dengan masyarakat dalam pelaksanaan Festival Budaya Kampong Banua Lemo “Siassean Ara’ Part V” di Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, Selasa malam (22/9/2026) yang lalu.
Festival budaya tersebut diisi dengan pentas seni tari, puisi, dan lagu daerah. Kegiatan ini dinilai menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa KKN dan masyarakat sekaligus menjadi momentum untuk menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan nilai-nilai budaya serta adat istiadat kepada generasi penerus.
Sinergitas mahasiswa KKN UIN Palopo dengan masyarakat diwujudkan melalui keterlibatan mereka dalam kepanitiaan dan berbagai rangkaian pelaksanaan festival. Keterlibatan tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN Desa Bonelemo yang diarahkan untuk membangun kolaborasi serta memperkuat keterlibatan mahasiswa dalam kehidupan masyarakat.
Koordinator Desa (Kordes) KKN UIN Palopo Desa Bonelemo, Rijal Assidiq, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kampong Banua Lemo yang telah menerima mahasiswa KKN dengan baik dan memberikan ruang bagi mereka untuk berkolaborasi dalam pelaksanaan festival.
Menurut Rijal, kepercayaan yang diberikan masyarakat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk tidak hanya berkontribusi, tetapi juga belajar secara langsung mengenai kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat.
“Budaya tidak hanya berkaitan dengan kegiatan atau perayaan, tetapi juga mengandung sejarah, identitas, nilai, dan kebersamaan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Ia lalu menerangkan, melalui Festival Siassean Ara’ Part V ini mahasiswa KKN memperoleh kesempatan untuk memahami secara langsung bagaimana masyarakat menjaga sekaligus mewariskan tradisi kepada generasi berikutnya.
“Kami mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung dari masyarakat tentang bagaimana sebuah budaya dan tradisi tetap dijaga serta diwariskan hingga saat ini,” terangnya.
Pelaksanaan festival juga memperlihatkan kegiatan KKN menjadi ruang perjumpaan antara pengetahuan yang dibawa mahasiswa, dengan pengalaman dan kearifan yang tumbuh di tengah masyarakat. Selain itu, mahasiswa dapat mengambil bagian dalam aktivitas masyarakat sekaligus mengenali nilai-nilai lokal yang menjadi bagian dari identitas komunitas.
Festival Budaya Kampong Banua Lemo “Siassean Ara’ Part V” ini turut dihadiri Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Palopo, Dr H Bayanuddin Munir MPd, danKepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) LP2M UIN Palopo, Dr Hj Salmilah SKom MT.
Tutur hadir Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo SH SIK MSi, Kasat Binmas Polres Luwu AKP Petrus Sandalle, Camat Bajo Barat Sahrun SE, Kanit Binmas Polsek Bajo Aiptu Amrullah Basri yang mewakili Kapolsek Bajo, Danpos Bajo Barat Pelda Muh Faisal, para kepala desa se-Kecamatan Bajo Barat, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan masyarakat setempat.
Penulis: Jefri Nugraha
Foto: istimewa
Penyunting: Reski Azis





