Luwu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo Posko Desa Paccerakang di Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, menggelar Seminar Moderasi Beragama di Aula SMPN Satu Atap Paccerakang, Rabu (7/10/2026). Kegiatan ini dinilai oleh penyelenggara kegiatan sebagai upaya menanamkan nilai toleransi, memperkuat persatuan, dan merawat kerukunan di tengah keberagaman sejak usia sekolah.
Seminar yang berlangsung sekira pukul 09.00–11.30 Wita tersebut mengangkat tema “Merawat Kerukunan, Memperkokoh Persatuan: Peran Generasi Muda dalam Menjaga Harmoni Keberagaman.” Kegiatan diikuti Wakil Kepala Sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, siswa kelas VII hingga IX, serta mahasiswa KKN UIN Palopo.
Hadir sebagai narasumber, Dr Makmur SPdI MPdI, Kepala Pusat Studi Pancasila dan Moderasi Beragama pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Palopo. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya memahami dan menerapkan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan pendidikan yang mempertemukan peserta didik dari latar belakang berbeda.
Materi seminar mencakup delapan pokok pembahasan, yakni makna moderasi beragama, komitmen kebangsaan, toleransi antarumat beragama, sikap antikekerasan, penerimaan terhadap budaya lokal, gerakan antiperundungan (anti-bullying) di sekolah, pentingnya menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta kecerdasan dalam menggunakan media sosial.
Keberagaman peserta menjadi salah satu aspek penting dalam kegiatan tersebut. Siswa yang hadir berasal dari latar belakang agama Islam, Katolik, dan Kristen. Kondisi ini tampak menjadi ruang pembelajaran bersama untuk membangun sikap saling menghormati, memahami perbedaan, dan memperkuat persaudaraan di lingkungan sekolah.
Melalui materi yang disampaikan, para peserta diajak memahami moderasi beragama tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarumat beragama, tetapi juga tercermin dalam perilaku sehari-hari, seperti menolak kekerasan, menghindari perundungan, menghargai budaya lokal, serta menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Makmur berharap seminar ini dapat mendorong tumbuhnya kerukunan antarumat beragama, sekaligus menjaga dan merawat kebersamaan yang telah terbangun di tengah masyarakat.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga harmoni keberagaman. Karena itu, nilai toleransi, komitmen kebangsaan, dan penghargaan terhadap perbedaan perlu terus ditanamkan melalui pendidikan dan praktik kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan seminar ini juga menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN UIN Palopo dalam mendukung penguatan nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.
Penulis: Tim Humas
Foto: Posko KKN Desa Paccerakang
Penyunting: Reski Azis







