IAIN Palopo, Humas – Guna meningkatkan kompetensi Tenaga Kependidikan (Tendik) dan penyamaan persepsi agar terciptanya layanan kompeten dan profesional, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada Tendik di Hotel Value Palopo, Sabtu-Ahad, 26-27 Agustus 2023
Kegiatan yang diikuti 40 orang Tendik IAIN Palopo ini dibuka secara resmi Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (Warek II) Dr. Masruddin, M.hum, dalam sambutannya ia mengatakan kegiatan ini adalah salah satu upaya menuju kampus unggul di bidang SDM sebagaimana visi kampus smart and green campus.
“Mencapai tujuan organisasi dibutuhkan kompetensi sumber daya manusia yang memadai. Bimbingan teknis yang dilakukan adalah cara pengisian beban kerja dosen, penyusunan TOR, RAB dan LPJ” ucap Masruddin.
Masruddin berharap para peserta mengikuti Bimtek secara runut dan saling belajar satu sama lain, sehingga dalam pengaplikasian nantinya sudah sesuai dengan apa yang diharapkan.
“Semoga kegiatan ini menjadi berkah dan mari bekerja ikhlas untuk kemajuan kampus yang smart and green campus” imbuh Masruddin sembari membuka Bimtek secara resmi.
Ketua Panitia Bimtek Kaimuddin, S.Pd.I., M.Pd menyebutkan SDM kunci pokok memegang peranan utama dalam setiap kegiatan organisasi. Meskipun banyak sarana dan prasarana serta sumber daya, tanpa dukungan sumber daya manusia kegiatan dalam organisasi tidak akan berjalan dengan baik.
“Kegiatan ini adalah upaya merespon salah satu poin penting yang sering disampaikan oleh Rektor IAIN Palopo dalam beberapa kesempatan menyampaikan amanat/sambutan bahwa ke depan Dosen tidak lagi terlalu dibebani oleh urusan-urusan administrasi” ucapnya.
Secara perlahan urusan administrasi Dosen akan dibantu oleh tenaga kependidikan. Salah satunya adalah terkait Beban Kerja Dosen yang harus disusun dan dilaporkan setiap semester. Untuk mewujudkan hal tersebut kata Kaimuddin, maka tenaga kependidikan ASN dan non ASN harus dibekali pengetahuan tentang pengisian BKD.
Menurut Kaimuddin, hal ini penting agar tenaga kependidikan mempunyai pengetahuan dalam hal tekhnik penyusunan sehingga urusan TOR, RAB dan LPJ kegiatan tidak lagi menjadi urusan dosen yang menjadi penanggung jawab kegiatan tetapi diurusi oleh tenaga kependidikan yang juga pastinya masuk dalam tim atau panitia pelaksana kegiatan.
Salah satu peserta Bimtek Yusran Ady, S.Ud., M.Pd mengungkapkan bahwa Bimtek ini cukup baik. Adanya Bimtek ini kata dia adalah salah satu kegiatan penyamaan persepsi terkait cara pengisian beban kerja dosen, penyusunan TOR, RAB dan LPJ sehingga akan memudahkan untuk saling belajar. (Humas)



