Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Mahasiswa KKN 54 UIN Palopo Gelar Program SEPEDA

Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Mahasiswa KKN 54 UIN Palopo Gelar Program SEPEDA

Luwu Utara — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 54 Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo bersama Forum Peduli Sidobinangun menggelar program SEPEDA (Sekolah Peduli Lingkungan), sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan.

Program yang berlangsung sejak pekan lalu hingga Jumat (2/10/2026) tersebut, melibatkan pelajar mulai jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di Desa Sidobinangun, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara. Rangkaian kegiatan dikemas dalam bentuk edukasi, praktik pemanfaatan lingkungan, hingga pengolahan sampah anorganik menjadi karya kreatif.

Pelaksanaan SEPEDA menjadi salah satu bentuk edukasi lingkungan berbasis masyarakat dan sekolah. Program tersebut juga diarahkan untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan yang bersifat edukatif dan aplikatif.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman Apotek Hidup di SMA Negeri 12 Luwu Utara, Jumat (25/9/2026) kemarin. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan manfaat tanaman herbal sekaligus meningkatkan pemahaman siswa mengenai pemanfaatan lahan untuk kegiatan yang bernilai ekologis dan edukatif.

Sehari berselang, mahasiswa KKN kelompok ini lalu melaksanakan edukasi tentang sampah dan lingkungan di SD Negeri 229 Sidobinangun. Kegiatan tersebut diikuti sejumlah siswa dengan materi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, serta dampak sampah terhadap kehidupan sehari-hari.

Puncak rangkaian program SEPEDA ini ditandai dengan Lomba Daur Ulang Sampah Anorganik bertajuk Waste to Worth. Lomba tersebut diikuti 10 kelas dari kelas X hingga XII SMA Negeri 12 Luwu Utara.

Dalam kegiatan itu, para peserta ditantang mengolah sampah anorganik menjadi karya kreatif yang memiliki nilai guna dan estetika. Penilaian dilakukan oleh tiga orang juri berdasarkan sejumlah aspek, meliputi kreativitas, inovasi, pemanfaatan bahan bekas, nilai manfaat karya, dan presentasi peserta.

Ketua OSIS SMA Negeri 12 Luwu Utara, Fajar Zaky, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program SEPEDA memberikan manfaat bagi siswa, terutama dalam meningkatkan kesadaran untuk mengelola sampah menjadi sesuatu yang lebih bernilai.

“Menurut pendapat saya, kegiatan pada pagi hari ini sangat bermanfaat bagi siswa SMAN 12 Luwu Utara. Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengumpulkan sampah dan mendaur ulangnya menjadi bahan yang lebih berguna,” ujar Fajar.

Program SEPEDA ini diketahui merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN Kelompok 54 UIN Palopo yang dikembangkan melalui pendekatan berbasis aset desa. Pelaksanaannya dilakukan melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, Forum Peduli Sidobinangun, pihak sekolah, dan masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, potensi lingkungan sekitar dimanfaatkan sebagai media pembelajaran sekaligus sarana pemberdayaan masyarakat. Pendekatan ini diharapkan mendorong tumbuhnya kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa KKN Kelompok 54 UIN Palopo juga berharap program SEPEDA ini dapat berkontribusi dalam menumbuhkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga lingkungan, sehingga kepedulian terhadap kebersihan, pengelolaan sampah, dan pemanfaatan lingkungan dapat terus berlanjut.


Penulis: Novi Rahmadona
Foto: KKN Kelompok 54
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »