UIN Palopo Dorong Penguatan Melek Digital 111 ASN melalui Roadshow Webinar Kompetensi AI Kemenag RI

UIN Palopo Dorong Penguatan Melek Digital 111 ASN melalui Roadshow Webinar Kompetensi AI Kemenag RI

Palopo — Sebanyak 111 Aparatur Sipil Senegara (ASN) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo mengikuti Roadshow Webinar Pengembangan Kompetensi Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) yang diselenggarakan Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Canva Indonesia, Kamis (24/9/2026) kemarin.

Keikutsertaan tersebut berdasarkan Surat Tugas Rektor UIN Palopo Nomor 2812/Un.38/KP.01/09/2026 tertanggal 14 September 2026. Dalam surat tersebut tercantum 111 ASN UIN Palopo yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan, sebagai peserta kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting.

Roadshow ini merupakan bagian awal dari rangkaian pengembangan kompetensi pemanfaatan teknologi AI bagi ASN Kementerian Agama. Materinya diarahkan pada pemanfaatan AI untuk mendukung proses pembelajaran, pengembangan media, administrasi, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan dan keagamaan.

Kepala Pusat Studi Pancasila dan Moderasi Beragama pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Palopo, Dr Makmur MPdI, menilai penguasaan AI menjadi bagian penting dari kompetensi ASN di tengah perubahan teknologi yang semakin cepat.

Menurutnya, AI perlu ditempatkan sebagai alat bantu yang digunakan secara produktif, kritis, dan bertanggung jawab. Pemanfaatannya tidak hanya menyangkut kemampuan teknis, tetapi juga perlu disertai literasi digital dan etika.

“AI dapat membantu mempercepat dan mempermudah pekerjaan. Namun, penggunaannya tetap membutuhkan tanggung jawab manusia, termasuk dalam memastikan informasi yang dihasilkan akurat dan digunakan secara tepat,” ujarnya Jumat (25/4/2026).

Sementara itu, Ketua LP2M UIN Palopo, Dr H Rukman AR Said Lc MThI, mengatakan peningkatan kompetensi ASN dalam pemanfaatan teknologi sejalan dengan kebutuhan perguruan tinggi untuk terus beradaptasi dengan perkembangan digital.

Ia menyebut pemanfaatan AI dapat dikembangkan untuk mendukung berbagai aktivitas perguruan tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat hingga layanan administrasi.

“Perguruan tinggi membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. AI dapat menjadi instrumen pendukung untuk meningkatkan efektivitas pekerjaan dan kualitas layanan, dengan tetap memperhatikan etika, akurasi, keamanan data, dan tanggung jawab profesional,” katanya.

Keikutsertaan 111 ASN UIN Palopo dalam kegiatan tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia, sekaligus mendukung pengembangan kompetensi digital di lingkungan perguruan tinggi.

.

.

.

.

Penulis: Tim Humas
Foto: LP2M
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »