Palopo – Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan terjangkau. Pada Tahun Akademik 2026, calon mahasiswa baru (Camaba) memiliki peluang besar memperoleh bantuan biaya pendidikan melalui berbagai program beasiswa yang disediakan oleh pemerintah, lembaga internal kampus, maupun mitra eksternal.
Beragam skema beasiswa tersebut menjadi bentuk nyata dukungan UIN Palopo, agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Salah satu program yang tersedia adalah Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dengan kuota mencapai 250 penerima setiap tahun. Selain itu, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UIN Palopo juga menyediakan beasiswa bagi 110 mahasiswa.
Tidak hanya itu, UIN Palopo terus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai mitra untuk menghadirkan beasiswa eksternal. Beasiswa tersebut berasal dari berbagai institusi, di antaranya dari mitra perbankan, PT PLN (Persero), Beasiswa Cendekia Baznas (BCB), Beasiswa Kalla, hingga pemerintah daerah.
Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UIN Palopo, Dr Takdir SH MH MKM, mengungkapkan program beasiswa yang dikelola melalui kerja sama eksternal terus menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun.
Ia menjelaskan, misalnya BCB pada tahun 2024 menyalurkan bantuan senilai Rp30 juta kepada sejumlah mahasiswa UIN Palopo, dan meningkat menjadi Rp40 juta pada tahun 2025. Tahun lalu sebanyak 35 mahasiswa juga memperoleh beasiswa dari mitra perbankan.
Rektor UIN Palopo, Dr Abbas Langaji MAg, menekankan berbagai program beasiswa tersebut merupakan peluang besar yang dapat dimanfaatkan oleh Camaba. Menurutnya, kampus ini terus berupaya memastikan bahwa setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi.
“UIN Palopo berkomitmen memberikan akses pendidikan tinggi yang luas bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui berbagai program beasiswa yang tersedia, kami berharap semakin banyak generasi muda yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani persoalan biaya,” ujar Rektor Abbas.
Selain menyediakan berbagai program beasiswa, UIN Palopo juga menerapkan sistem pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang memberikan kepastian biaya pendidikan bagi mahasiswa. Melalui sistem ini, mahasiswa hanya membayar biaya kuliah setiap semester tanpa dikenakan biaya tambahan seperti uang pembangunan, biaya Kuliah Kerja Nyata (KKN), maupun biaya wisuda.
Besaran UKT ditetapkan berdasarkan kemampuan ekonomi orang tua atau wali mahasiswa yang terbagi dalam lima kelompok. Kelompok I dikenakan UKT sebesar Rp400 ribu per semester, sedangkan kelompok tertinggi sebesar Rp3,2 juta per semester.
Diketahui, penerimaan mahasiswa baru UIN Palopo melalui Jalur Mandiri SSE/Umum masih dibuka hingga 30 Juli 2026. Ujian Sistem Seleksi Elektronik (SSE) akan dilaksanakan pada 1–3 Agustus 2026, sedangkan hasil seleksinya diumumkan pada 4 Agustus 2026 mendatang.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman https://uinpalopo.siakadcloud.com/spmbfront/jalur-seleksi.
Penulis: Jefri Nugraha
Foto: Tim Humas
Penyunting: Reski Azis






