Palopo — Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital layanan akademik. Berbagai inovasi dihadirkan untuk meningkatkan mutu layanan, efisiensi pengelolaan, serta kenyamanan akses informasi bagi sivitas akademika.
Salah satu inovasi yang telah diimplementasikan adalah sistem absensi pengunjung berbasis barcode. Sistem ini memungkinkan pengunjung melakukan pencatatan kunjungan secara mandiri melalui pemindaian barcode tanpa harus mengantre di meja layanan. Proses ini berlangsung cepat, akurat, dan terintegrasi dengan sistem pendataan perpustakaan.
Keunggulan lain dari sistem tersebut adalah tetap dapat beroperasi meskipun terjadi pemadaman listrik, sehingga aktivitas layanan di perpustakaan tetap berjalan secara optimal.

Di bidang pengelolaan karya ilmiah, UPA Perpustakaan UIN Palopo juga menerapkan kebijakan digitalisasi pengumpulan tugas akhir mahasiswa. Skripsi, tesis, disertasi, serta jurnal ilmiah kini dikumpulkan dalam bentuk file digital dan buku monodraf elektronik, menggantikan mekanisme pengumpulan hard copy. Seluruh dokumen dapat diakses melalui kanal resmi perpustakaan, sehingga lebih praktis, efisien, serta selaras dengan pengembangan perpustakaan berbasis digital.
Optimalisasi layanan juga dilakukan melalui pemanfaatan SLiMS (Senayan Library Management System) yang telah terintegrasi dengan Perpustakaan Fakultas dan Perpustakaan Pascasarjana. Melalui sistem ini, pemustaka dapat menelusuri ketersediaan koleksi, mencari buku berdasarkan judul maupun pengarang, serta mengetahui nomor panggil atau ID buku untuk memudahkan pencarian di rak.
Kepala UPA Perpustakaan UIN Palopo, Zainuddin S SE MAk, menegaskan bahwa berbagai inovasi tersebut merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan berbasis teknologi informasi.
“UPA Perpustakaan UIN Palopo terus berupaya menghadirkan layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan sivitas akademika. Digitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pemanfaatan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar dan rujukan ilmiah,” sebutnya, Jumat (6/2/2026).
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa integrasi SLiMS dengan Perpustakaan Daerah menjadi salah satu agenda prioritas pengembangan ke depan.
“Integrasi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses literasi, memperkuat jejaring antarperpustakaan, serta mendorong kolaborasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan koleksi informasi,” tambahnya.
Melalui inovasi berkelanjutan tersebut, UPA Perpustakaan UIN Palopo menegaskan perannya sebagai pusat literasi akademik yang modern, adaptif, dan mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan kampus dan masyarakat.
Penulis: Abdul Rahmat
Foto: Humas UPA Perpustakaan
Penyunting: Reski Azis







