Wawancara UKT Hari Kedua, UIN Palopo Pastikan Penetapan Biaya Kuliah Tepat Sasaran

Wawancara UKT Hari Kedua, UIN Palopo Pastikan Penetapan Biaya Kuliah Tepat Sasaran

Palopo – Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo kembali melaksanakan wawancara, verifikasi, dan klarifikasi dokumen untuk penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi Calon Mahasiswa Baru (Camaba) Tahun Akademik 2026/2027. Memasuki hari kedua, Selasa (28/4/2026), kegiatan berlangsung di Auditorium Phinisi Kampus II, Jalan Bitti, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, pukul 08.00–15.00 Wita.

Pada hari ini, wawancara diikuti Camaba dari seluruh Program Studi (Prodi) pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Matematika (PMTK), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), serta Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

Secara keseluruhan, kegiatan wawancara UKT ini telah dan akan diikuti lebih dari seribu pendaftar dari berbagai jalur penerimaan. Pelaksanaannya dijadwalkan berlangsung selama empat hari hingga 30 April 2026. Sebelumnya, sebanyak 143 pendaftar jalur Mandiri Gelombang I telah mengikuti wawancara yang sama pada 10–12 Februari 2026.

Berdasarkan data penerimaan, jumlah peminat atau pendaftar mencapai 1.154 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.000 dinyatakan lulus, 534 telah melakukan finalisasi, dan 378 telah menyelesaikan daftar ulang.

Rinciannya, jalur Mandiri Gelombang I mencatat 256 pendaftar, dengan 143 dinyatakan lulus dan seluruhnya telah finalisasi, serta 87 melakukan daftar ulang. Jalur Mandiri Gelombang II diikuti 144 pendaftar, dengan 130 lulus yang juga telah finalisasi, serta 100 telah daftar ulang.

Sementara itu, jalur Mandiri Khusus MA/Pesantren mencatat 91 pendaftar, dengan 64 lulus dan 40 telah daftar ulang. Adapun jalur SPAN-PTKIN diikuti 663 pendaftar yang seluruhnya dinyatakan lulus, dengan 197 telah finalisasi dan 151 telah daftar ulang.

Peserta dari jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) serta rencana pembukaan jalur Mandiri Gelombang III masih dalam tahap pendaftaran dan belum mengikuti proses wawancara UKT.

Wawancara UKT bertujuan memperoleh data riil kondisi ekonomi Camaba dan keluarganya sebagai dasar penetapan besaran UKT yang adil dan proporsional. Proses ini dilakukan oleh tim verifikator dari masing-masing Prodi dengan mencermati dokumen pendukung yang dibawa peserta.

Setiap peserta diwajibkan hadir bersama orang tua atau wali serta membawa dokumen administrasi seperti ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL), rapor, slip gaji atau surat keterangan penghasilan orang tua, hingga bukti kepemilikan bantuan sosial jika ada.

Selain itu, peserta juga diminta melengkapi dokumen pendukung lain berupa foto kondisi rumah, bukti pembayaran listrik dan air, foto kendaraan, serta dokumen terkait tanggungan keluarga. Seluruh berkas tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kelompok UKT.

Penetapan UKT mengacu pada Keputusan Menteri Agama Nomor 204 Tahun 2026 sebagai dasar kebijakan pembiayaan pendidikan di lingkungan PTKIN.

Panitia pelaksana menyebut wawancara ini merupakan langkah penting untuk memastikan keadilan pembiayaan pendidikan, sehingga tidak ada mahasiswa yang terbebani biaya di luar kemampuan ekonominya.

Selama pelaksanaan hari kedua, kegiatan berlangsung tertib dan lancar dengan pengaturan jadwal yang sistematis. Peserta diimbau hadir tepat waktu serta memastikan kelengkapan dokumen guna mempercepat proses verifikasi.

Melalui pelaksanaan wawancara ini, UIN Palopo dinilai menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada keadilan sosial.



Penulis: Mahfud Massaguni
Fotografer: Adrian
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »