Palopo — Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo, Fiqran Abdillah SPd, terpilih sebagai peserta Program Nasional Dai 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Berdasarkan keputusan resmi Program Dai 3T Provinsi Sulsel Tahun 2026, Fiqran Abdillah dijadwalkan melaksanakan tugas dakwah dan pembinaan keagamaan selama bulan Ramadan 1447 H/2026 M di Desa Ujung Baru, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur.
Program Dai 3T merupakan agenda nasional yang bertujuan memperluas akses layanan keagamaan sekaligus memperkuat pembinaan sosial-keagamaan masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal. Melalui program ini, para da’i melaksanakan pendampingan ibadah Ramadan, penyampaian materi keislaman, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dengan mempertimbangkan kearifan lokal dan kebutuhan riil masyarakat.
Prosesi pelepasan Dai 3T dilaksanakan secara daring oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Dr H Ali Yafid MPdI, Jumat (13/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran pejabat Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta 27 da’i yang akan diberangkatkan ke wilayah tugas masing-masing.
Dalam arahannya, Ali Yafid menekankan pentingnya pendekatan dakwah yang menyejukkan, moderat, dan menghindari narasi bernuansa SARA. Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi dengan jajaran Kementerian Agama daerah agar pelaksanaan program berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN Palopo, Prof Dr Muhaemin MA, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam program nasional ini merupakan implementasi konkret Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Partisipasi mahasiswa dalam program ini menunjukkan kesiapan akademik sekaligus komitmen sosial dalam mengaktualisasikan nilai-nilai keilmuan di tengah masyarakat,” sebut Prof Muhaemin.
Fiqran Abdillah tak lupa menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan dan berkomitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab selama masa pengabdian Ramadan.
Program pengiriman Dai 3T Ramadan 2026 ini merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulsel dan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sulsel bersama Baznas Kabupaten/Kota se-Sulsel.
Penulis: Ashar Zabir
Foto: Humas Pascasarjana
Penyunting: Reski Azis



