Targetkan Akreditasi Unggul Prodi HES dan HKI, Fakultas Syariah UIN Palopo Kebut Penyusunan Borang IAPS 5.1

Targetkan Akreditasi Unggul Prodi HES dan HKI, Fakultas Syariah UIN Palopo Kebut Penyusunan Borang IAPS 5.1

Palopo – Fakultas Syariah (Fasya) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menggelar Rapat Pendampingan Penyusunan Borang Program Studi (Prodi) Hukum Ekonomi Syariah (HES) dan Hukum Keluarga Islam (HKI), berdasarkan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 5.1, Kamis (2/7/2026) kemarin, bertempat di Lantai II Dekanat Fasya di Kampus I Jalan Agatis Kelurahan Balandai Kecamatan Bara.

Kegiatan ini dihadiri pimpinan fakultas bersama tim penyusun borang, sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan akreditasi kedua Prodi yang masa berlaku akreditasinya akan berakhir tahun depan, yakni Prodi HKI pada Maret 2027, dan Prodi HES pada September 2027.

Dalam arahannya, pimpinan Fasya menegaskan penyusunan borang ini merupakan tindak lanjut dari agenda akademik dan Surat Keputusan Rektor, sekaligus bagian dari komitmen fakultas untuk memastikan tata kelola, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, serta capaian mutu terdokumentasi secara sistematis sesuai standar IAPS 5.1.

Untuk memperkuat kapasitas tim penyusun, kegiatan ini menghadirkan Dr Abdul Mujib MAg, dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sekaligus asesor BAN-PT, sebagai narasumber. Ia memberikan pendampingan mengenai strategi penyusunan borang yang efektif guna meraih predikat akreditasi Unggul.

Dalam pemaparannya, Abdul Mujib menjelaskan sistem akreditasi saat ini tidak lagi berfokus pada kelengkapan dokumen semata, tetapi lebih menitikberatkan pada bukti implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), keberlanjutan peningkatan kualitas, serta keterkaitan seluruh aktivitas akademik dengan visi, misi, tujuan, dan strategi pengembangan Prodi.

Pendampingan juga membahas secara komprehensif kebijakan IAPS 5.1, struktur instrumen, indikator penilaian, mekanisme asesmen BAN-PT, identifikasi eviden yang diperlukan, hingga strategi pemenuhan setiap indikator penilaian.

Selain itu, narasumber menekankan pentingnya penguatan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), pelaksanaan tracer study, evaluasi mutu berkelanjutan melalui Audit Mutu Internal (AMI) dan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM), serta keselarasan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan visi dan misi Prodi.

Prodi juga didorong untuk mulai mempersiapkan berbagai bentuk pengakuan internasional, sebagai bagian dari strategi penguatan mutu dan peningkatan daya saing di tingkat global.

Menutup kegiatan, Abdul Mujib menambahkan, predikat unggul hanya dapat dicapai melalui budaya mutu yang dibangun secara terencana, terukur, konsisten, dan berkelanjutan.

Dengan dukungan penuh pimpinan universitas dan sinergi seluruh sivitas akademika, Fasya UIN Palopo optimistis Prodi HES dan HKI mampu meraih akreditasi unggul, sekaligus memperkuat reputasi kampus di tingkat regional maupun nasional, bahkan internasional.



Penulis: Agustan
Foto: Humas Fasya
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »