Palopo — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperluas jejaring akademik internasional melalui penyelenggaraan Virtual Visiting Professor Series. Kegiatan yang diinisiasi Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) ini menghadirkan Prof Didin Nuruddin Hidayat MA TESOL PhD, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan tema “Outcome-Based Education for International Class Programs: Curriculum Framework, Implementation, and Quality Assurance,” yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (1/7/2026) lalu.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi FTIK UIN Palopo dalam mendukung agenda internasionalisasi melalui penguatan kurikulum dan tata kelola akademik yang berorientasi pada standar global. Sebagai salah satu Prodi yang menjadi pelopor pengembangan International Class Program (ICP) di lingkungan FTIK, Prodi PBI mengambil peran strategis dalam mempersiapkan implementasi kelas internasional berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Virtual Visiting Professor Series ini diikuti jajaran pimpinan fakultas, yang terdiri atas Dekan, para Wakil Dekan, Ketua dan dosen Prodi PBI, serta mahasiswa yang telah terseleksi mengikuti ICP. Kehadiran seluruh unsur akademik tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Dalam paparannya, Prof Didin Nuruddin menjelaskan, penyelenggaraan ICP tidak cukup hanya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Menurutnya, kelas internasional harus dibangun sebagai sebuah ekosistem akademik yang terintegrasi, meliputi kurikulum yang adaptif, kualitas dosen dan mahasiswa, proses pembelajaran yang inovatif, sistem asesmen yang kredibel, hingga kolaborasi akademik dengan perguruan tinggi di luar negeri.
Ia lalu menerangkan pendekatan OBE menjadi fondasi utama dalam merancang program kelas internasional. Seluruh proses pembelajaran harus diarahkan pada pencapaian kompetensi lulusan yang terukur, relevan dengan kebutuhan dunia kerja, serta selaras dengan perkembangan pendidikan tinggi di tingkat global.
Pada sesi diskusi, dilakukan pula telaah terhadap rancangan kurikulum yang tengah disiapkan oleh Prodi PBI FTIK UIN Palopo. Hasil kajian menunjukkan bahwa struktur kurikulum telah memiliki fondasi OBE yang kuat. Meski demikian, masih diperlukan sejumlah penyempurnaan agar implementasi ICP mampu memenuhi standar akademik internasional secara optimal.
Beberapa rekomendasi strategis yang disampaikan antara lain penguatan implementasi English Medium Instruction (EMI), integrasi Collaborative Online International Learning (COIL) dalam proses pembelajaran, penyusunan sistem asesmen yang mengacu pada praktik internasional, serta pemetaan kompetensi mahasiswa berdasarkan Common European Framework of Reference for Languages (CEFR) sebagai standar kemampuan bahasa Inggris yang diakui secara global.
Selain itu, Prof Didin juga merekomendasikan pengembangan ICP Track sebagai jalur akademik khusus yang memberikan pengalaman belajar bertaraf internasional. Program tersebut dapat diwujudkan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri, pelaksanaan proyek lintas negara, hingga penyusunan International Capstone Project yang mampu memperkuat kompetensi akademik maupun profesional mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, Prodi PBI memperoleh berbagai masukan strategis yang akan menjadi pijakan dalam penyempurnaan kebijakan pengembangan kelas internasional di tingkat fakultas. Bagi Prodi ini sendiri, hasil diskusi tersebut menjadi referensi penting dalam menyempurnakan kurikulum, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memperluas jejaring kerja sama akademik dengan berbagai mitra internasional.
Dekan FTIK UIN Palopo, Prof Dr H Sukirman SS MPd, menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen fakultas dalam membangun budaya akademik yang berdaya saing global. Sinergi antara fakultas, Prodi, dan para pakar diharapkan mampu melahirkan inovasi kurikulum yang tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga mampu menjawab tuntutan pendidikan tinggi di tingkat internasional.
Melalui Virtual Visiting Professor Series, FTIK UIN Palopo dinilai kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi pendidikan menuju standar internasional. Dengan dukungan seluruh sivitas akademika serta peran aktif Prodi PBI sebagai penggerak implementasi ICP, FTIK optimistis dapat melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi global, unggul di bidang pendidikan bahasa Inggris, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pendidikan di tingkat nasional maupun internasional.
.
.
.
.
Penulis: Tim Humas
Foto: Prodi PBI
Penyunting: Reski Azis






