Batch 7 PJJ Kementerian Agama, 200 ASN UIN Palopo Tingkatkan Kompetensi dan Integritas

Batch 7 PJJ Kementerian Agama, 200 ASN UIN Palopo Tingkatkan Kompetensi dan Integritas

Palopo – Sebanyak 200 Aparatur Sipil Negara (ASN) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan mengikuti Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) yang diselenggarakan oleh Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama Republik Indonesia melalui metode Massive Open Online Course (MOOC) Full.

Kegiatan yang berlangsung pada 8–12 Juni 2026 tersebut diikuti ASN UIN Palopo yang tergabung dalam Batch 7. Pelaksana kegiatan di tingkat internal kampus adalah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) melalui Pusat Studi Pancasila dan Moderasi Beragama (PSPMB) UIN Palopo.

Keikutsertaan peserta didasarkan pada Surat Tugas Rektor UIN Palopo Nomor 791/Un.38/KP.01/03/2026 yang menugaskan ASN dari berbagai unit kerja untuk mengikuti program pembelajaran daring yang diselenggarakan Kementerian Agama RI. Peserta berasal dari unsur rektorat, lembaga, biro, fakultas, pascasarjana, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan UIN Palopo.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Agama dalam memperkuat kapasitas ASN melalui penguatan wawasan kebangsaan, moderasi beragama, dan integritas. Melalui pembelajaran berbasis digital, peserta memperoleh materi mengenai komitmen kebangsaan, toleransi, penghargaan terhadap keberagaman, sikap anti-kekerasan, serta penguatan kehidupan beragama yang harmonis dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu, sebagian besar materi pelatihan juga berfokus pada penguatan integritas ASN. Peserta mendapatkan pembelajaran terkait budaya antikorupsi, etika pelayanan publik, tanggung jawab profesi, serta pentingnya menjunjung kejujuran dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

Materi tersebut dikembangkan sebagai bagian dari upaya penguatan integritas ASN yang menjadi program prioritas Kementerian Agama dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Melalui pelatihan ini, peserta didorong untuk membangun karakter ASN yang profesional, berintegritas, bebas dari praktik korupsi, serta mampu menjadi teladan dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

Kepala PSPMB LP2M UIN Palopo, Dr Makmur SPdI MPdI, mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.

“Penguatan moderasi beragama harus berjalan beriringan dengan penguatan integritas ASN. Keduanya menjadi fondasi penting dalam mewujudkan budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga didorong untuk mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” sebutnya.

Senada dengan itu, Ketua LP2M UIN Palopo, Dr H Rukman AR Said Lc MThI, menerangkan keterlibatan ASN UIN Palopo dalam program ini merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai program strategis Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan moderasi beragama dan pembangunan budaya integritas di lingkungan kerja.

Selama pelaksanaan pelatihan, peserta mengikuti berbagai aktivitas pembelajaran melalui platform PJJ Kementerian Agama yang meliputi pembelajaran mandiri, diskusi, pendalaman materi, hingga evaluasi pembelajaran.

Partisipasi 200 ASN UIN Palopo dalam program ini menjadi wujud komitmen institusi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas. Sinergi antara penguatan wawasan kebangsaan, moderasi beragama, serta nilai-nilai antikorupsi diharapkan mampu melahirkan ASN yang adaptif, berakhlak, dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya UIN Palopo sebagai kampus unggul dan moderat.

Penulis dan foto: Tim Humas
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »