Yudisium PPG UIN Palopo Cetak 784 Guru Profesional dari Berbagai Daerah di Indonesia

Yudisium PPG UIN Palopo Cetak 784 Guru Profesional dari Berbagai Daerah di Indonesia

Palopo – Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo terus menegaskan komitmennya dalam melahirkan pendidik profesional dan inspiratif melalui Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) UIN Palopo, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid tersebut dipusatkan di Auditorium Phinisi UIN Palopo di Kampus II Jalan Bitti Kelurahan Balandai Kecamatan Bara, dan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Rektor UIN Palopo, Dr Abbas Langaji MAg, dalam sambutannya menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk masa depan bangsa. Menurutnya, seorang guru harus mampu melihat potensi setiap peserta didik tanpa memandang berbagai keterbatasan yang dimiliki.

Ia mengajak para guru untuk senantiasa menghadirkan optimisme, kesabaran, dan ketulusan dalam proses pendidikan, karena setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang dan memberikan kontribusi bagi masyarakat apabila memperoleh pendampingan yang tepat.

“Tugas guru tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, menumbuhkan kepercayaan diri, serta menghadirkan harapan bagi peserta didik,” ujar Rektor Abbas.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengelola program, dosen, guru pamong, serta panitia yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan PPG sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap mengemban amanah sebagai pendidik profesional.

Sementara itu, Ketua LPTK UIN Palopo, Prof Dr H Sukirman N SS MPd, menjelaskan yudisium dan pengukuhan ini merupakan puncak dari rangkaian proses akademik dan profesional yang telah berlangsung sejak November 2025 hingga Februari 2026.

Selama mengikuti program, para peserta menjalani berbagai tahapan, mulai dari Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), pendalaman materi profesional dan pedagogik, pengembangan perangkat pembelajaran, hingga proses induksi, pendampingan, try out, dan Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG).

Sukirman lalu melaporkan, dari total 795 peserta PPG Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 yang mengikuti program di LPTK UIN Palopo ini, sebanyak 784 peserta dinyatakan lulus dan berhak menyandang predikat Guru Profesional.

Peserta yang dinyatakan lulus berasal dari empat kelompok kompetensi mata pelajaran, yakni Aqidah Akhlak, Alquran Hadis, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islam. Dari jumlah tersebut, sebanyak 768 peserta mengikuti prosesi pengukuhan, terdiri atas 126 peserta secara luring dan 642 peserta secara daring.

Menurut Prof Sukirman, pengukuhan ini bukan hanya seremoni, akan tetapi bentuk pengakuan resmi atas kompetensi, dedikasi, dan perjuangan peserta selama menjalani pendidikan profesi guru.

“Predikat Guru Profesional merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial demi mencetak generasi unggul yang berdaya saing,” tegasnya.

Salah seorang peserta, Rahmawati SPd MPdGr, mengungkapkan proses yang dijalani selama mengikuti PPG memberikan pengalaman berharga yang tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan profesionalisme sebagai pendidik.

“Berbagai tugas dan proses yang dilalui tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan profesionalisme sebagai pendidik,” tuturnya.

Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama program dapat diimplementasikan secara optimal untuk mendukung kemajuan peserta didik, masyarakat, dan dunia pendidikan.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan UIN Palopo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palopo, Kepala Seksi Pendidikan Kementerian Agama Kabupaten Wajo, para Dekan, Direktur Pascasarjana, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Melalui penyelenggaraan PPG, UIN Palopo terus berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan sekaligus mendukung lahirnya guru-guru profesional yang mampu menjawab tantangan zaman dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia.

Penulis: Jefri Nugraha
Fotografer: Tim Humas
Penyunting: Reski Azis

Spread the love
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *

qwe
Translate »