#KarebaHumas- Direktur Pendidikan Tinggi dan Iptek (DPTI) Kementerian PNN/Bapennas, Tatang Muttaqin, S.Sos., M.Ed, Ph.D., sampaikan orasi ilmiah pada pembukaan kuliah semester genap IAIN Palopo Tahun Akademik 2021/2022, Kamis, 24 Februari 2022.
Orasi ilmiah yang disampaikan bertajuk “Pengembangan Pembelajaran Berbasis Digital dalam Peningkatan Daya Saing Lulusan PTKIN”, diungkapkannya, bahwa dalam merespon transformasi digital di sektor pendidikan dapat dilakukan dengan beberapa cara.
Pertama, pemanfaatan TIK untuk mensinergikan pembelajaran Luring dan Daring dengan berbagai konten pembelajaran berbasis blended learning. Kedua, memperkuat literasi data, teknologi dan manusia untuk menopang transformasi digital. Ketiga, memutakhirkan kurikulum berorientasi baru di era revolusi 4.0 dengan mengkombinasikan literasi lama dengan literasi baru.
“Selanjutnya menurut kajian kami, memperkuat layanan penyelenggaraan berbasis TIK dan mempercepat konektivitas dan penyediaan infrastruktur TIK di satuan pendidikan,” tambah Tatang Muttaqin, melalui virtual zoom meeting.
Menyikapi lulusan SDM digital yang berkualitas dan berdaya saing pada pendidikan tersebut, menurutnya, ada tiga kunci cara menghadapinya, yaitu kreativitas, kolaborasi dan inovasi.
“Di zaman digital ini meniscayakan kreativitas, di mana kita harus berpikir melahirkan gagasan, tidak bisa berhenti di tempat, kemudian dengan kolaborasi kekuatan akan menjadi lebih besar dan inovasi menjadi sangat penting, inovasi pengolahan data dan inovasi teknologi.” lanjut lulusan Universitas Gronigen Belanda 2017 ini.
Menurut Tatang, IAIN Palopo sudah memiliki dasar yang cukup dalam Pengembangan Pembelajaran Berbasis Digital dalam Peningkatan Daya Saing Lulusan di era digital, hal ini dilihat secara keseluruhan kualitas Prodi didominasi terakreditasi B (Baik sekali) sebesar 57%, dan Prodi pendidikan dan sosial cenderung mengalami peningkatan cukup tinggi beberapa tahun terakhir.
Senada disampaikan Rektor, Prof. Dr. Abdul Pirol, dalam sambutannya, ia menegaskan mahasiswa dan alumni IAIN Palopo mampu memiliki daya saing secara nasional, “Mahasiswa IAIN Palopo tidak hanya dituntut menguasai pengetahuan di bidang jurusannya tapi juga memiliki pengetahuan agama sesuai visi kampus integrasi keilmuan. Inilah cita-cita lulusan PTKIN yang diharapkan.” imbuhnya sembari membuka perkuliahan semester genap 2022.
Pembukaan kuliah ini diikuti secara daring sekira 2.000 partisipan sivitas akademika IAIN Palopo, acara berpusat di Aula Rektorat dihadiri para Wakil Rektor, Pimpinan Fakultas, Pascasarjana, para Katua dan Kepala Unit dan segenap crew yang bertugas. (Humas)



