IAIN Palopo, Humas – Guna mengimplementasikan kurikulum merdeka dan memaksimalkan kompetensi tenaga pendidik, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) bersama laboratorium microteacing menggelar training of trainner implementasi kurikulum merdeka senin, (11/9/2023) yang bertempat hotel value palopo.
Kegiatan yang berlangsung dua hari ini melibatkan 30 orang peserta dari berbagai program studi FTIK IAIN Palopo dan mengundang narasumber salah satu pelatih Program Sekolah Penggerak Dr. Nensilianti, M.Hum.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan Wakil Rektor I, Dr. Munir yusuf, M.Pd, mengatakan kita perlu merespon perubahan regulasi yang sedang berkembang dan tentunya regulasi itu semua berdampak bagi pengembangan pendidikan kita.
“Kita adalah sebagian dari perguruan tinggi, dan pendidikan di indonesia ini perlu mengambil bagian terpenting dalam pengembangan dan membantu bangsa ini melalui pendidikan”ungkap Warek Bid. Akademik dan Pengembangan Kelembagaan.
Sebagai Wakil Rektor I tentu saja merespon baik kegiatan ini dan berharap mudah-mudahan kegiatan seperti ini semakin dikembangkan.
Dr. Nensilianti, M.Hum selaku narasumber menyampaikan Efektivitas kurikulum dalam kondisi khusus semakin menguatkan pentingnya perubahan rancangan dan strategi implementasi kurikulum secara lebih komprehensif.
“Untuk mendukung visi pendidikan Indonesia, Kurikulum Merdeka (yang sebelumnya disebut sebagai kurikulum prototipe) dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik” ucapnya.
Mirnawati selaku ketua panitia acara dan kepala laboratorium microteachig juga menyampaikan kegiatan ini tidak hanya sekedar pelatihan tetapi peran penting dan peran besar bagi perguruan tinggi dalam mendukung pelaksanaan kurikulum merdeka.
” yang dicapai dalam kegiatan ini agar bisa melahirkan fasilitator berkualitas yang siap berkontribusi maksimal dalam implementasi kurikulum merdeka di berbagai satuan pendidikan”harap mirna. (Humas)



