Luwu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo yang bertugas di Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, resmi ditarik pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Ponrang sekira pukul 10.00–11.30 Wita tersebut dirangkaikan dengan seminar hasil KKN dan penyerahan luaran program kerja kepada pemerintah desa dan kelurahan.
Kegiatan ini dihadiri Camat dan Sekretaris Kecamatan Ponrang, Badan Pelaksana (BP) KKN UIN Palopo, Dr Makmur SPdI MPdI, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Pertiwi Kamariah Hasis SPd MPd, Lurah Padang Sappa, para Kepala Desa se-Kecamatan Ponrang, staf kecamatan, serta seluruh mahasiswa KKN UIN Palopo yang bertugas di wilayah tersebut.
Selama pelaksanaan KKN, diketahui mahasiswa ditempatkan di lima desa dan kelurahan, yakni Desa Mario, Desa Parekaju, Desa Buntu Kamiri, Desa Muladimeng, dan Kelurahan Padang Sappa.
Dalam rangkaian seminar hasil, seluruh koordinator desa (Kordes) mempresentasikan capaian program kerja yang telah dilaksanakan di lokasi masing-masing. Para Kordes juga menyerahkan luaran KKN kepada kepala desa atau lurah sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus kontribusi nyata mahasiswa kepada pemerintah dan masyarakat setempat.
Berbagai program kerja telah dilaksanakan mahasiswa, di antaranya Festival Anak Saleh, seminar parenting, seminar pengelolaan sampah, bakti sosial, edukasi antiperundungan (anti-bullying), pendampingan dirasah, Kemah Bahasa Arab, penguatan Taman Pendidikan Alquran (TPA), pelatihan pembawa acara (MC), seminar keluarga sakinah, serta kursus bahasa Inggris dan bahasa Arab.
Program-program tersebut menyasar berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari penguatan pendidikan keagamaan, peningkatan kapasitas keluarga, edukasi lingkungan, hingga pengembangan keterampilan bahasa dan sosial.
BP KKN UIN Palopo, Makmur, menjelaskan seluruh program kerja mahasiswa di setiap desa dan kelurahan telah berjalan dengan lancar dan sukses. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa yang telah membantu pelaksanaan pengabdian mahasiswa.
Dalam sambutannya, Makmur berharap Kecamatan Ponrang tetap menjadi salah satu lokasi pelaksanaan KKN UIN Palopo pada tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, penerimaan dan dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberhasilan program pengabdian tersebut.
Ia juga mengatakan kehadiran mahasiswa KKN mendapat respons positif dari masyarakat Ponrang. Aktivitas keagamaan di tengah masyarakat, seperti kegiatan masjid, TPA, dan pengajian majelis taklim, turut menjadi bagian yang mendapat perhatian selama pelaksanaan program.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Camat, Pak Lurah dan seluruh Kepala Desa atas bantuan, dukungan, dan kerja sama yang sangat baik sehingga pelaksanaan KKN di Kecamatan Ponrang berjalan lancar,” katanya.
Makmur lalu mengingatkan para mahasiswa agar segera merampungkan laporan KKN dan menyusun artikel sebagai luaran akademik kegiatan pengabdian. Setelah itu, mahasiswa diharapkan kembali fokus pada aktivitas akademik di kampus, termasuk mempersiapkan penyusunan skripsi.
Sementara itu, Camat Ponrang, Musta, menyampaikan terima kasih kepada pimpinan UIN Palopo yang telah memilih Kecamatan Ponrang sebagai salah satu lokasi KKN tahun 2026. Ia mengapresiasi kontribusi mahasiswa yang telah melaksanakan berbagai program dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan pemerintah setempat, DPL Pertiwi Kamariah Hasis, menyerahkan cendera mata kepada Camat Ponrang. Penyerahan tersebut menjadi simbol penghargaan UIN Palopo atas penerimaan, dukungan, dan kerja sama Pemerintah Kecamatan Ponrang selama mahasiswa menjalankan pengabdian.
Penarikan mahasiswa KKN ini sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pengabdian di lima desa dan kelurahan di Kecamatan Ponrang. Melalui pemaparan hasil dan penyerahan luaran program, mahasiswa diharapkan meninggalkan kontribusi yang dapat dimanfaatkan dan dilanjutkan oleh pemerintah desa serta masyarakat.
.
.
.
Penulis: Tim Humas
Foto: Istimewa
Penyunting: Reski Azis







