Humas- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo menggelar seminar virtual bertajuk “Penguatan Akreditasi Perguruan Tinggi (PT) dan Akreditasi Program Studi (APS) di PTKIN Indonesia dan Implementasi Pengembangan Digitalisasi di PTKIN” bertempat Auditorium Mini FUAD, Rabu, 4 November 2020.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut proyek perubahan yang di gagas Kepala Biro AUAK IAIN Palopo, Dr. H. Muhdin, M.Pd.I. Menghadirkan 4 narasumber: Direktur PTKI Kemenag RI, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag, Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. Dr. T Basaruddin, M.Sc, Ph.D, Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof. Dr. H. Husain Syam M.T.P dan Rektor IAIN Palopo, Prof. Dr. Abdul Pirol, M.Ag.
Rektor IAIN Palopo Prof. Dr. Abdul Pirol, saat membuka acara itu, menyampaikan apresiasi kepada narasumber yang banyak menginspirasi, bahwa dengan pemaparan para narasumber memberi pencerahan dan semangat terkait kemajuan PT, baik kepada para peserta seminar nasional, khususnya bagi Institut Agama Islam Negeri Palopo.
Saat itu juga Prof. Abdul Pirol menyampaikan kampus hijau IAIN Palopo saat ini memiliki mahasiswa kurang lebih 10 ribu-an dengan 17 program studi Strata I dan 3 Program studi Pascasarjana, dimana kampus hijau memiliki visi “Terkemuka dalam Integrasi Keilmuan Berciri Kearifan Lokal” ini terletak di kawasan Tana Luwu atau 4 Kabupaten Kota yang mengitarinya.
“Dengan demikian, masyarakat Tana Luwu ini menitp banyak harapan pada IAIN Palopo. Secara historis Tana Luwu merupakan awal mula penyebaran agama Islam di Sulawesi Selatan.” jelasnya.
Menurutnya, Kehadiran perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggungjawab meningkatkan SDM, tapi juga bagaimanana merawat keberagaman serta bertanggungjawab melestarikan warisan filosofi kearifan lokal.
Seminar virtual berjalan lancar dengan akhiran materi sesi tanya jawab, antusiasme peserta menyampaikan apresiasi kepada kampus IAIN Palopo yang menggelar acara.
Hadir pada kesempatan itu, Kepala Biro AUAK IAIN Palopo, Para Wakil Rektor selaku moderator, Dekan, Kepala Unit, Lembaga, Kabag dan sejumlah dosen IAIN Palopo serta sejumlah Rektor PTKI secara virtual. (HumAs)



