Palopo — Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo kembali menorehkan capaian membanggakan. Sebanyak 17 dosen dinyatakan lulus Sertifikasi Pendidik untuk Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Tahun 2025 berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 10527.
Kelulusan ini menjadi wujud komitmen UIN Palopo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia akademik serta memperkuat budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi. Sertifikasi dosen diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rektor UIN Palopo, Dr Abbas Langaji MAg, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para dosen yang berhasil lulus sertifikasi.
“Saya mengucapkan selamat kepada 17 dosen UIN Palopo yang telah lulus Sertifikasi Dosen Tahun 2025. Capaian ini merupakan bukti profesionalisme dosen sekaligus komitmen universitas dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi,” ujar Rektor, Kamis (8/1/2026).
Rektor juga berharap para dosen yang telah tersertifikasi dapat terus meningkatkan kontribusi akademik melalui pembelajaran yang bermutu, riset yang berdampak, serta pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan kebutuhan umat dan bangsa.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Palopo, Prof Dr H Muammar Arafat Yusmad SH MH, menambahkan bahwa kelulusan ini merupakan hasil penguatan sistem penjaminan mutu internal yang dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pendampingan portofolio hingga penguatan kinerja Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Berdasarkan keputusan tersebut, para dosen yang dinyatakan lulus berhak memperoleh sertifikat pendidik serta tunjangan profesi pendidik sesuai ketentuan yang berlaku. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh dosen UIN Palopo untuk terus meningkatkan kualitas kinerja akademik dan kontribusi institusional.
Adapun dosen yang dinyatakan lulus tersebut adalah Rifa’ah Mahmudah Bulu’ (bidang keahlian Kesehatan Masyarakat), Nur Mawakhira Yusuf (Ilmu Psikologi), Nurhayati Usman (Linguistik), Humaidi S (Ekonomi Syariah), Mursyid (Manajemen Keuangan), Muh Ginanjar (Manajemen Keuangan), Syamsuddin (Filsafat Hukum Islam), Rustan Darwis (Hukum Islam), Bahtiar (Sosiologi Pemberdayaan Masyarakat), Tenrijaya (Sosiologi Agama), Ermawati (Bahasa Inggris), Nurul Khairani Abduh (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), Eka Poppi Hutami (Pendidikan Anak Usia Dini), Abdul Rahim Karim (Ilmu Pendidikan Islam), Erwatul Efendi (Pendidikan Agama Islam), Alfan Putra (Pendidikan Bahasa Arab) dan Muhammad Nur Alam Muhajir (Manajemen Keuangan Syariah, Manajemen SDM).
Penulis : Mahfud Massaguni
Penyunting : Reski Azis





