Luwu – Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) melalui program Fun with English yang digelar di SMA Negeri 2 Luwu. Kegiatan ini merupakan implementasi final project mata kuliah Microteaching sekaligus wujud penguatan penerapan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) serta dukungan terhadap kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Mata kuliah Microteaching tersebut diampu oleh Husnaini SPdI MPd dan Mustika SPd MPd. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mendapatkan pendampingan intensif dari dosen pengampu dalam menyiapkan perangkat dan materi pembelajaran yang selanjutnya diaplikasikan secara langsung kepada siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 2 Luwu.
Melalui praktik mengajar ini, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata pembelajaran di lapangan, khususnya dalam mengelola kelas, menerapkan metode pembelajaran komunikatif, serta meningkatkan keterampilan pedagogik dan profesional sebagai calon pendidik.
Kegiatan Fun with English juga mendapat dukungan dan pendampingan dari dosen Prodi PBI lainnya, yakni Dr Jufriadi SS MPd, Dr Wisran SS MPd dan Devi Ismayanti SS MHum. Kehadiran para dosen tersebut turut memastikan kualitas pelaksanaan pembelajaran serta memberikan penguatan akademik bagi mahasiswa.
Suasana kegiatan berlangsung menarik, komunikatif, dan interaktif. Berbagai metode kreatif diterapkan, seperti permainan bahasa, diskusi kelompok, dan praktik berbicara dalam bahasa Inggris. Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif mereka sepanjang kegiatan.
Pada akhir kegiatan, mahasiswa dan dosen juga melakukan sosialisasi Prodi PBI dan kampus pada umumnya, kepada para siswa. Sosialisasi ini bertujuan memperkenalkan profil dan peluang studi di kampus, sekaligus menumbuhkan minat siswa untuk melanjutkan pendidikan di bidang bahasa Inggris.
Melalui kegiatan Fun with English ini, Prodi PBI FTIK UIN Palopo dinilai tidak hanya berkontribusi dalam pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa serta mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Foto : Prodi PBI FTIK
Penyunting : Reski Azis








