Peringatan Hari Anak Nasional, DWP IAIN Palopo Ikuti Talk Show Pesantren Ramah Anak
Palopo (Humas) – Dalam rangka memperingati hari anak nasional, Dharma Wanita Persatuan (DWP) IAIN Palopo mengikuti Zoom Meeting Talk Show Pesantren Ramah Anak untuk Indonesia (Pranesia)” Kamis, 19 Juli 2024.
Ketua dan pengurus DWP IAIN Palopo mengikuti secara terpusat di Rektorat IAIN Palopo. Talk show diisi oleh Penasehat DWP Kemenag RI Ibu Hj Eny Retno Yaqut dengan tema Menolak Perundungan dan Menciptakan Pesantren Ramah.
Eny Retno Yaqut menyampaikan beberapa hal penting mengenai peran pesantren dalam melindungi anak-anak dari perundungan dan kekerasan.
Eny Retno Yaqut menekankan pentingnya melibatkan seluruh elemen DWP dalam isu-isu yang terjadi di pesantren. “Kami ingin pesantren menjadi tempat yang nyaman, aman, dan terlindungi bagi anak-anak. Ini bukan hanya urusan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam tetapi menjadi kerja bersama kita semua. Kali ini, kami melibatkan DWP Kemenag RI di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menggarisbawahi bahwa pesantren telah teruji sebagai lembaga pendidikan yang memberikan kontribusi besar bagi bangsa. “Pesantren memiliki peran strategis dalam pencegahan kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan karena mayoritas santri berada dalam usia anak-anak. Keterlibatan agama dalam perlindungan anak akan memberikan dampak yang sangat signifikan,” tambahnya.
Pesantren di Indonesia, baik yang salafi, modern, maupun integrasi beberapa model, telah mengimplementasikan nilai-nilai perlindungan anak secara spontan sesuai dengan ajaran agama dan kultur masing-masing. Pesantren dikenal mampu menanamkan prinsip-prinsip ramah anak dengan cara yang variatif dan sesuai dengan kondisi masing-masing.
“Perubahan persepsi tentang perlindungan anak di Indonesia masih relatif baru, dengan pandangan masyarakat tentang kekerasan anak yang dulu dianggap biasa. Islam secara khusus menekankan perlindungan dan pendidikan anak. Al-Quran dan hadis mengandung banyak ajaran tentang perlindungan anak, termasuk kisah-kisah nabi dan ayat yang memerintahkan perlakuan baik terhadap anak,” jelas Eny
Ketua DWP IAIN Palopo Riswi SAg sangat sepakat apa yang disampaikan ibu Eny. Menurut Riswi talk show yang digelar sangat bermanfaat. Kegiatan ditutup dengan penyerahan Bantuan secara simbolis Dana Bantuan Pendidikan untuk anak yatim dan dhuafa bagi ASN dan Honorer di Lingkungan Kementerian Agama.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pesantren di seluruh Indonesia untuk terus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak. Dengan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk DWP, diharapkan pesantren dapat terus menjadi tempat yang aman dan mendukung perkembangan anak-anak secara optimal. (Humas)






