Palopo – Jumlah Guru Besar di UIN Palopo resmi bertambah menjadi 12 orang, menyusul kelulusan tiga dosen dalam Uji Kompetensi Jabatan Akademik Dosen.
Ketiganya adalah Dr Baso Hasyim MSosI (ranting ilmu/kepakaran Sosiologi Masyarakat Muslim), Dr Helmi Kamal MHI (Linguistik Arab), dan Dr Rahmawati MAg (Metodologi Hukum Islam).
Kelulusan tersebut ditandai dengan terbitnya Sertifikat Uji Kompetensi Jabatan Akademik Dosen dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI tertanggal 10 April 2026. Selanjutnya, ketiganya tinggal menunggu penerbitan Keputusan Menteri Agama (KMA) untuk secara resmi menyandang gelar Guru Besar atau Profesor.
Dengan tambahan ini, total Guru Besar UIN Palopo kini mencapai 12 orang. Sebelumnya, kampus ini telah memiliki sembilan Guru Besar, yakni Prof Dr Abdul Pirol MAg, Prof Dr H Rustan S MHum, Prof Dr Sahraini MHum, Prof Dr H Sukirman SS MPd, Prof Dr Muhaemin MA, Prof Dr Hj A Sukmawati Assaad SAg MPd, Prof Dr Ahmad Syarief Iskandar MM, Prof Dr Edhy Rustan MPd, dan Prof Dr H Muammar Arafat SH MH.

Rektor UIN Palopo, Dr Abbas Langaji MAg, menyambut capaian ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas akademik kampus.
“Bertambahnya Guru Besar ini menjadi energi baru bagi UIN Palopo untuk terus meningkatkan kualitas akademik, riset, dan kontribusi keilmuan di tengah masyarakat. Kami berharap kehadiran para profesor baru ini mampu memperkuat tradisi akademik yang unggul di kampus hijau,” sebutnya di sela-sela momentum peringatan Hardiknas 2026, Sabtu (2/5).
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para dosen yang telah lulus uji kompetensi tersebut.
“Selamat kepada Bapak dan Ibu yang telah mencapai jabatan akademik tertinggi ini, beserta keluarga yang turut mendukung. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh integritas dan dedikasi,” tambahnya.
Pencapaian ini sekaligus menegaskan komitmen UIN Palopo dalam memperkuat sumber daya akademik sebagai fondasi pengembangan institusi ke depan.
.
.
.
.
Penulis dan foto: Tim Humas
Penyunting: Reski Azis



